Media Kampung – Villarreal mengamankan tiket Liga Champions kedua berturut-turut setelah mengalahkan Levante 5-1 di La Cerámica pada 2 Mei 2026, memperkuat posisi tiga besar LaLiga.
Pertandingan dimulai dengan tekanan tinggi dari kedua tim, namun gol pembuka tercipta pada menit ke-38 lewat Georges Mikautadze setelah kesalahan Matías Moreno yang memberikan umpan pendek ke area lawan.
“Sabíamos que ellos eran fuertes en casa, pero lo teníamos claro,” ujar Alberto Moleiro, penyerang Villarreal, menjelaskan kesiapan tim sebelum menambah skor melalui serangan balik yang dipimpin Pépé.
Pepé mencetak gol kelima pada menit ke-90+5 dengan tembakan keras ke sudut pendek, menutup skor akhir 5-1 dan menandai gelar “manita” bagi tim asuhan Marcelino García Toral.
Statistik pertandingan menunjukkan dominasi Villarreal dengan penguasaan bola 53% dibandingkan 47% Levante, 16 tembakan versus 8, serta 3 kartu kuning dan satu kartu kuning untuk Levante.
“El Submarino asegura su participación por segundo año consecutivo en Champions,” tegas juru bicara resmi Villarreal setelah pertandingan, menegaskan bahwa tiket ke kompetisi Eropa sudah hampir pasti.
Levante, yang berada di zona degradasi, gagal menahan serangan ganda Villarreal di babak kedua; Carlos Espí menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-51, namun keunggulan kembali diambil dalam tiga gol berikutnya.
Pelatih Levante, Luis Castro, mengaku kecewa dengan cedera yang menimpa Carlos Álvarez (tobong) dan Tunde (otot aduktor), yang keluar dari lapangan pada menit ke-66 dan 70 secara terpisah.
Marcelino menegaskan setelah laga, “El Villarreal es de Champions, trabajamos para cerrar la tercera plaza sin perder de vista al Madrid,” menambah keyakinan tim untuk mengejar posisi tertinggi.
Dengan tiga poin tambahan, Villarreal naik ke peringkat ketiga dengan 68 poin, selisih hanya lima poin dari Atletico Madrid di posisi kedua.
Levante kini berada di urutan ke-19 dengan 33 poin, masih tiga poin di belakang Alavés, namun empat pertandingan tersisa menjanjikan perjuangan keras untuk menghindari relegasi.
Data resmi LaLiga mencatat bahwa Villarreal mencatatkan 21 assist, 14 pelanggaran, dan 38 intersepsi, sementara Levante memiliki 8 intersepsi dan 14 pelanggaran.
Penggemar Villarreal menyambut kemenangan dengan nyanyian dan megafon yang memutar himne Champions League, menandai kegembiraan atas pencapaian historis tersebut.
Ke depannya, tim asuhan Marcelino berencana memperkuat lini serang dengan menambah pemain sayap, sementara Levante berfokus pada rehabilitasi pemain cedera dan mencari poin penting melawan rival langsung di zona relegasi.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.






Tinggalkan Balasan