Media Kampung – Persija Jakarta tak mau lengah, empat laga krusial di bulan Mei 2026 menjadi penentu nasib juara. Duel klasik melawan Persib Bandung menjadi sorotan utama.
Persija saat ini berada di posisi ketiga klasemen sementara dengan 62 poin, terpaut enam poin dari pemuncak Persib Bandung dan Borneo FC. Secara matematis, masih memungkinkan mengudeti dua tim teratas.
Jadwal Mei 2026 mencakup dua pertandingan kandang dan dua tandang. Pada pekan ke-31, Persija akan berkunjung ke Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, melawan Persijap Jepara pada 4 Mei 2026.
Pekan ke-32 menampilkan laga paling bergengsi melawan Persib Bandung di Jakarta International Stadium pada 10 Mei 2026. Pertandingan ini dijuluki “El Clasico” lokal dan diprediksi menjadi penentu arah perburuan gelar.
Selanjutnya, Persija akan menghadapi PSM Makassar di Stadion Gelora B. J. Habibie pada 17 Mei 2026. Laga tandang ini menguji ketahanan skuad dalam menghadapi tim yang sedang berjuang di papan tengah.
Pada pekan terakhir, Persija akan menutup musim melawan Persijap Jepara di Gelora Bung Karno pada 23 Mei 2026. Kemenangan di laga penutup dapat memperkuat peluang menggapai gelar.
Pelatih Macan Kemayoran, Dony Tri, menekankan pentingnya konsistensi dan fokus mental. “Kami harus menyapu bersih empat laga ini, sambil berharap lawan terdekat terjatuh,” ujarnya dalam konferensi pers 1 Mei 2026.
Salah satu pemain kunci, Allano Brandon, menunjukkan performa menyerang yang tajam, khususnya dalam mengobrak-abrik sisi kanan pertahanan lawan. Statistiknya mencatat tiga gol dan dua assist dalam lima laga terakhir.
Persib Bandung juga berada di zona juara dengan 69 poin setelah mengalahkan Bhayangkara FC 4-2 pada 30 April 2026. Kemenangan itu membuat Persib unggul head-to-head atas Borneo FC.
Jadwal Persib menampilkan empat pertandingan terakhir, dimulai dengan PSIM Yogyakarta pada 4 Mei 2026 di Gelora Bandung Lautan Api. Selanjutnya, Persib akan menantang Persija pada 10 Mei, lalu PSM Makassar pada 17 Mei, dan Persijap Jepara pada 23 Mei.
Kedua tim kini bersaing ketat; setiap poin sangat berharga. Jika Persija menang melawan Persib dan mengumpulkan tiga kemenangan lainnya, total poin dapat mencapai 76, melampaui Persib yang harus mengandalkan hasil positif di dua laga terakhir.
Saat ini, tekanan pada kedua skuad semakin besar, namun atmosfir kompetitif menjanjikan laga spektakuler bagi penggemar. Pertandingan-pertandingan akhir Mei 2026 diprediksi akan menjadi penentu siapa yang mengangkat trofi Super League 2025/2026 musim.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan