Media Kampung – Mohamed Salah menolak tawaran menggiurkan dari Liga Pro Saudi dan memutuskan tetap berkarier di benua Eropa, sekaligus mempersiapkan kepindahan dari Liverpool pada akhir musim 2025/26. Keputusan itu menegaskan komitmennya untuk bersaing di level tertinggi kompetisi sepak bola internasional.
Pemain berusia 33 tahun tersebut sebelumnya mengonfirmasi rencananya meninggalkan Anfield setelah sembilan tahun penuh gelar, termasuk dua Premier League dan satu Champions League. Selama masa baktinya, ia mencatat lebih dari 180 penampilan dan menjadi pencetak gol terbanyak Liverpool dalam sejarah kompetisi domestik.
Laporan media Turki, A Spor, menyatakan bahwa tawaran finansial dari klub Saudi mencapai angka yang belum pernah terbayar di liga Eropa. Meskipun nilai kontrak tersebut menggiurkan, Salah menolak dengan alasan profesionalitas dan ambisi pribadi.
Salah menegaskan keinginannya untuk terus bermain di kompetisi elite, terutama Liga Champions, yang tidak dapat dijamin di Liga Pro Saudi. Ia menilai bahwa tetap berada di Eropa memberikan peluang lebih besar untuk menguji kemampuan melawan lawan kelas dunia.
Klub Turki Fenerbahçe muncul sebagai kandidat utama dalam spekulasi transfer, dengan laporan menyebut tawaran kontrak mencapai sekitar £332.000 per minggu. Jika kesepakatan tercapai, Salah akan tetap berkompetisi di Liga Champions melalui jalur kualifikasi UEFA.
Liga Pro Saudi masih berusaha menambah bintang setelah Cristiano Ronaldo mendekati akhir kariernya, dan menargetkan Salah sebagai sosok ikonik Arab yang dapat meningkatkan profil liga. Penolakan pemain asal Mesir ini menjadi pukulan bagi strategi komersial Saudi yang mengandalkan pemain superstar.
Liverpool kini memasuki fase regenerasi di bawah pelatih baru Arne Slot, yang tengah mencari pengganti sayap kiri berpengalaman untuk mengisi kekosongan setelah kepergian Salah. Penguatan fokus pada pemain muda seperti Alexander Isak dan pencarian sayap kanan berwajah kanan untuk melengkapi lini serang.
Dalam pernyataan resmi, Salah menyebut keputusan tersebut sebagai pilihan yang diambil dengan kepala dingin, menekankan rasa hormatnya kepada Liverpool dan para pendukung. Ia menambahkan bahwa masa depannya akan ditentukan oleh tantangan kompetitif yang paling menantang.
Legenda Manchester United, Wayne Rooney, memberikan komentar tajam mengenai penurunan performa Salah, menyebut bahwa masa kejayaannya telah berlalu. Rooney menilai bahwa statistik gol dan assist pemain tersebut musim ini jauh di bawah standar yang pernah ia tunjukkan.
Rooney sendiri pernah mengalami fase serupa pada 2017 ketika ia meninggalkan Old Trafford karena merasa tidak lagi mampu bersaing di level tertinggi. Pengakuannya tersebut memperkuat pandangan bahwa setiap pemain harus menerima realitas penurunan fisik seiring bertambahnya usia.
Menurut laporan klub, Liverpool tengah menyiapkan pengganti sayap kiri dengan menargetkan pemain kanan yang dapat menambah fleksibilitas taktik, terutama untuk mendukung Isak di lini depan. Pengamatan media menunjukkan bahwa pencarian tersebut melibatkan klub-klub Eropa yang memiliki keunggulan dalam pengembangan pemain muda.
Sementara proses transfer masih berlangsung, Salah tetap fokus pada laga terakhir Liverpool di Liga Premier, dengan harapan menutup kariernya di Anfield dengan penampilan mengesankan. Pendukung setia Liverpool menyambut keputusan tersebut dengan campuran haru dan rasa terima kasih atas kontribusi yang telah diberikan selama hampir satu dekade.
Masa depan Mohamed Salah di Eropa masih terbuka, dengan kemungkinan tawaran dari klub-klub Turki, Prancis, atau Jerman yang menunggu keputusan akhir. Keputusannya akan menjadi faktor penting dalam dinamika pasar transfer musim panas 2026.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan