Media Kampung – AC Milan dan Manchester United tengah menyiapkan bisnis transfer 3 in 1 menjelang musim 2026/27, dengan Rafael Leão menjadi komponen utama dalam negosiasi silang.
Pelatih AC Milan, Stefano Allegri, mengungkapkan kebutuhan mendesak untuk menambah mesin gol baru, dan menaruh mata pada gelandang depan Gabriel Jesus yang kini tersedia setelah masa kontrak di Arsenal berakhir.
Di sisi lain, Manchester United secara resmi mengamati performa Rafael Leão di Serie A, mengingat penyerang muda asal Portugal tersebut mampu mencetak gol penting dan menambah kecepatan lini serang.
Meskipun Leão baru-baru ini mendapat kritik dari sebagian suporter Milan setelah ditarik di babak kedua melawan Juventus, Allegri justru memuji ketangguhan mental dan kemampuan teknis pemain tersebut dalam sebuah konferensi pers.
Model 3 in 1 menggabungkan tiga elemen: Milan menukar sebagian hak kepemilikan Leão, United mengirimkan penawaran tunai serta pemain bertahan seperti Pierre Kalulu, dan kedua klub menyiapkan tambahan dana untuk menutup selisih nilai pasar.
Pierre Kalulu, bek sayap yang saat ini bermain untuk Juventus, menjadi target kedua United yang ingin memperkuat lini pertahanan setelah keluarannya dari liga Inggris pada akhir musim.
Menurut laporan keuangan internal, nilai pasar Gabriel Jesus diperkirakan 45 juta euro, sementara Leão dinilai 55 juta euro; selisih tersebut dapat dijembatani oleh pembayaran tunai sekitar 10 juta euro dan pengalihan hak pemain muda.
Negosiasi berlangsung bersamaan dengan tur pramusim AC Milan di Indonesia, di mana klub akan memainkan laga persahabatan melawan Chelsea di Jakarta pada Agustus 2026, memberi ruang bagi manajemen untuk menyelesaikan urusan transfer sebelum pertandingan.
Statistik AC Milan menunjukkan penurunan angka gol pada 28 pertandingan terakhir, sehingga penambahan penyerang kelas dunia seperti Gabriel Jesus diharapkan meningkatkan rata‑rata gol per pertandingan menjadi lebih dari satu setengah.
Manchester United, yang kehilangan Casemiro pada akhir musim karena kontrak berakhir, membutuhkan gelandang bertahan yang dapat mengisi peran defensif sekaligus mengatur tempo permainan, menjadikan Leão pilihan tak konvensional namun berpotensi mengubah taktik menyerang.
Allegri menegaskan, “Kami ingin pemain yang bisa memberi kontribusi langsung di depan gawang, dan kami siap berkompromi untuk mendapatkan nilai terbaik bagi klub.”
Hingga saat ini, kedua klub belum mengumumkan kesepakatan final, namun sumber internal mengindikasikan bahwa pembicaraan berada pada tahap akhir dan kemungkinan pengumuman resmi akan datang pada minggu pertama September 2026.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.






Tinggalkan Balasan