Media Kampung – Braga FC berhasil mengamankan kemenangan tipis 2‑1 atas SC Freiburg pada laga leg pertama semifinal Liga Europa 2025‑26, berkat gol penentu yang dicetak pada menit tambahan. Kemenangan ini memberikan keunggulan satu gol menjelang leg balik di Jerman.
Gol pembuka datang pada menit kedelapan melalui Demir Ege Tiknaz, yang menepis umpan rendah Victor Gómez ke sudut bawah gawang lawan. Gol cepat tersebut menegakkan semangat pendukung Braga di Estádio Municipal de Braga.
Enam menit kemudian, Freiburg menyamakan kedudukan lewat Vincenzo Grifo setelah assist Jan‑Niklas Beste yang menembus pertahanan Braga. Gol balasan itu memaksa kedua tim bermain lebih hati‑hati di paruh pertama.
Pada menit ke‑45, Braga memperoleh peluang penalti setelah Philipp Lienhart menjatuhkan Gustaf Lagerbielke di dalam kotak. Tendangan Rodrigo Zalazar berhasil dibendung oleh kiper Freiburg Noah Atubolu, menambah ketegangan menjelang istirahat.
Babak kedua berlangsung sengit hingga menit tambahan, ketika pengganti Mario Dorgeles memanfaatkan bola longgar di area penalti dan mengeksekusi tembakan dekat tiang gawang. Gol Dorgeles pada menit 92 memastikan kemenangan 2‑1 untuk Braga.
Keberhasilan ini menjadikan Braga FC klub Portugis pertama yang melaju ke semifinal kompetisi kontinental sejak 2014, menandakan kebangkitan sepak bola domestik setelah dominasi Porto dan Benfica dalam dekade terakhir.
Pelatih Braga, Carlos Vicens, menyatakan, “Kami menunjukkan karakter dan ketangguhan mental, terutama pada fase akhir pertandingan, dan berharap dapat membawa tim ke final.” Kutipan tersebut mencerminkan keyakinan tim menjelang pertemuan kedua.
Pertandingan disaksikan oleh 27.161 penonton yang memenuhi stadion, menciptakan atmosfer riuh dengan nyanyian dan sorakan. Statistik menunjukkan Braga menguasai 58% penguasaan bola, namun Freiburg mencatat peluang lebih banyak di babak kedua.
Braga terakhir tampil di final Liga Europa pada musim 2010‑11, namun kalah dari Porto pada adu tendangan penalti. Sekarang, klub berambisi mengulang prestasi itu dan menambah trofi internasional pertama dalam sejarah mereka.
Bagi Freiburg, perjalanan ke semifinal merupakan pencapaian historis, mengingat klub belum pernah melampaui babak 16 besar dalam kompetisi Eropa sebelumnya. Keberhasilan mereka menambah catatan penting bagi sepak bola Jerman.
Leg kedua dijadwalkan pada 7 Mei 2026 di Stadion Europa‑Park Freiburg, dengan keduanya bersaing untuk menentukan tempat di final. Jika Braga mempertahankan keunggulan, mereka akan melanjutkan ke pertandingan tunggal di Istanbul pada 20 Mei.
Final Liga Europa 2025‑26 akan digelar di Besiktas Park, Istanbul, mempertemukan pemenang semifinal Braga‑Freiburg dengan pemenang antara Aston Villa dan Nottingham Forest. Pertandingan tersebut menjadi sorotan utama musim kompetisi klub Eropa.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan