Media Kampung – Usai mengalahkan Arema FC dengan skor 4‑0, pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, meminta suporter Bonek mengisi GBT menjelang pertandingan melawan PSBS Biak.

Pertandingan berlangsung pada Selasa, 28 April 2026, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, dan menghasilkan kemenangan telak Green Force dengan empat gol tanpa balas.

Skor 4‑0 terbentuk lewat serangkaian gol yang dicetak oleh Francisco Rivera (menit 49 dan 82), Jefferson Junio (menit 76), serta Mikael Tata yang menambah satu gol pada menit 86 setelah masuk dari bangku cadangan.

Bernardo Tavares menilai peran penting dukungan suporter, meski Bonek tidak hadir langsung di stadion, karena semangat yang dibawa oleh mereka membantu meningkatkan motivasi pemain pada sesi latihan terakhir di Surabaya.

“Terima kasih kepada Bonek dan Bonita yang selalu mendukung kami, baik dari luar lapangan maupun saat latihan, semangat kalian menyalakan energi tim,” ujar Tavares dalam konferensi pers pasca pertandingan.

Dalam laga pertama, suhu panas di Gianyar membuat kedua tim bermain hati-hati, namun Persebaya memperbaiki taktik pada babak kedua setelah jeda minum, menghasilkan gelombang serangan yang tak terhentikan.

Perubahan taktik tersebut meliputi penyesuaian formasi yang menempatkan Mikael Tata, biasanya bek kiri, pada posisi winger untuk menambah ancaman serang.

Tata, yang berusia 21 tahun, mencetak gol sekaligus memberikan assist, membuktikan fleksibilitas taktis pelatih asal Portugal tersebut.

Dengan kemenangan ini, Persebaya naik ke posisi kelima klasemen sementara BRI Super League 2025/26 dengan perolehan 48 poin, menutup celah dengan pesaing terdekat.

Setelah laga Arema, tim akan kembali berlatih di Lapangan ABC Gelora Bung Tomo, Surabaya, mempersiapkan diri untuk menghadapi PSBS Biak pada Jumat, 5 Mei 2026, di Stadion Segiri.

Tavares menegaskan bahwa dukungan Bonek sangat dibutuhkan dalam pertandingan melawan PSBS Biak, terutama dalam mengisi GBT yang menjadi simbol semangat suporter.

“Saya minta Bonek untuk memenuhi GBT, karena kehadiran kalian di tribun memberi dorongan moral yang tak ternilai bagi pemain,” tegas pelatih tersebut.

PSBS Biak, yang berada di zona degradasi, diperkirakan akan menurunkan pertahanan yang rapuh, memberi peluang bagi Persebaya untuk memperpanjang rentetan kemenangan.

Statistik tim menunjukkan bahwa Persebaya mencatatkan rata‑rata 2,3 gol per laga sejak Tavares mengambil alih, sementara kebobolan turun menjadi 0,9 gol per laga.

Kemajuan ini juga tercermin dari peningkatan kepemilikan bola hingga 58 % dalam pertandingan melawan Arema, naik signifikan dibandingkan lima pertandingan sebelumnya.

Analisis taktik menunjukkan bahwa perubahan posisi Mikael Tata menjadi winger meningkatkan serangan sayap kiri, menghasilkan tiga peluang berbahaya dalam 30 menit pertama babak kedua.

Pelatih lain di liga, seperti Eduardo Perez (mantan pelatih Persebaya), mengapresiasi adaptasi cepat Tavares dalam mengoptimalkan pemain muda.

Para pemain menyatakan rasa terima kasih kepada suporter, dengan kapten tim mengirimkan pesan melalui media sosial, mengajak Bonek menyalakan GBT sebelum laga melawan PSBS Biak.

Kondisi terbaru menunjukkan bahwa skuad Persebaya berada dalam kondisi fisik prima, tanpa cedera serius, dan menantikan pertandingan berikutnya dengan keyakinan tinggi.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.