Media Kampung – Rangers kehilangan tiga poin penting setelah dikalahkan Motherwell 3-2 di Ibrox pada 26 April 2026, menurunkan posisi mereka di klasemen Scottish Premiership.
Pertandingan berlangsung di Ibrox Stadium dengan kehadiran 50.970 penonton, menandai pertemuan penting antara dua tim papan atas liga Skotlandia.
Motherwell membuka keunggulan lewat gol Lukas Fadinger pada menit ke-16, memanfaatkan umpan silang yang tak dapat ditahan oleh bek Rangers.
Tak lama kemudian, Emmanuel Longelo menambah keunggulan menjadi 2-0 pada menit ke-25 setelah defleksi tembakan dari rekan setimnya.
Rangers merespon dengan menggandakan peluang pada babak pertama, Youssef Chermiti mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-51 melalui serangan balik cepat.
Setelah istirahat, Nico Raskin menambah satu gol bagi Rangers pada menit ke-70, menyamakan kembali skor menjadi 2-2.
Pada menit ke-90+2, Longelo kembali mencetak gol penentu lewat defleksi kuat yang menimpa kiper Rangers, menutup skor menjadi 3-2 untuk Motherwell.
Pelatih Rangers, Danny Rohl, mengaku timnya terkejut dengan hasil akhir pertandingan, menyatakan bahwa mereka “tidak mengharapkan kegagalan di menit-menit akhir.”
Rohl menekankan pentingnya memperbaiki konsistensi defensif menjelang dua laga krusial melawan Hearts dan Celtic yang akan datang.
Sebelum pertandingan, Rangers menempati posisi ketiga dalam klasemen, namun kemenangan ini memberi peluang bagi mereka untuk kembali ke posisi dua jika berhasil mengumpulkan poin dalam dua pertandingan berikutnya.
Motherwell, yang sebelumnya berada di posisi tengah klasemen, kini mengamankan tiga poin pertama sejak libur Februari, meningkatkan harapan untuk finis di posisi empat.
Statistik pertandingan menunjukkan penguasaan bola hampir seimbang, namun Motherwell lebih unggul dalam tembakan tepat sasaran dengan lima tembakan dibanding tiga milik Rangers.
Kartu kuning pertama diberikan kepada Emmanuel Longelo pada babak pertama setelah pelanggaran keras pada pemain Rangers.
Rangers menurunkan formasi 4-3-3 dengan Butland di gawang, sementara Motherwell menurunkan formasi 4-2-3-1 dengan Ward sebagai penjaga gawang.
Penampilan striker Rangers, Youssef Chermiti, menonjol dengan satu gol dan satu assist, namun kontribusinya tidak cukup untuk mengubah hasil akhir.
Setelah pertandingan, analis sepakbola menilai bahwa kurangnya ketajaman di depan gawang menjadi penyebab utama kegagalan Rangers meraih poin.
Motherwell akan melanjutkan penampilan mereka dengan pertandingan tandang melawan Falkirk, berusaha mempertahankan momentum positif.
Rangers harus segera memperbaiki pertahanan mereka, khususnya di sisi sayap, setelah kebobolan melalui dua serangan sayap Motherwell.
Penggemar Rangers yang hadir di stadion mengekspresikan kekecewaan, namun tetap optimis menjelang laga penentu di akhir musim.
Berita ini menandai salah satu pertandingan paling dramatis di fase kedua Scottish Premiership tahun 2026.
Kedua tim menunjukkan semangat juang tinggi, namun Motherwell berhasil memanfaatkan peluang lebih efektif di menit-menit akhir.
Dengan hasil ini, Rangers kini harus mengumpulkan setidaknya lima poin dalam dua pertemuan berikutnya untuk tetap berada dalam perburuan gelar.
Manajer Motherwell, Jens Berthel Askou, memuji performa timnya, menyatakan bahwa kemenangan ini adalah bukti kerja keras seluruh skuad.
Statistik tambahan menunjukkan bahwa Rangers mencatat 12 tendangan sudut, sementara Motherwell mencatat 8 selama pertandingan.
Penonton menyaksikan gol penentu Longelo dengan sorakan gemuruh, menandai momen klimaks yang mengubah arah pertandingan.
Rangers akan kembali berlatih intensif pada hari Selasa, mempersiapkan strategi melawan Hearts yang akan dihadapi pada akhir pekan berikutnya.
Analisis taktik menunjukkan bahwa perubahan formasi Rangers pada babak kedua tidak cukup mengatasi tekanan Motherwell.
Dengan 50.970 penonton, pertandingan ini menjadi salah satu yang paling ditonton di liga musim ini.
Kemenangan Motherwell menambah tekanan pada manajemen Rangers untuk mengevaluasi kebijakan transfer menjelang akhir musim.
Rangers kini harus menilai kembali opsi-opsi pemain pengganti untuk memperkuat lini belakang mereka.
Kesimpulannya, pertandingan ini menegaskan pentingnya konsistensi dan ketajaman dalam menggapai target gelar di Scottish Premiership.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.



Tinggalkan Balasan