Media KampungPSIS Semarang menahan imbang 0-0 melawan Kendal Tornado FC pada babak pertama pertandingan pekan ke-26 Pegadaian Championship 2025/2026 yang berlangsung pada Sabtu, 25 April 2026 di Stadion Jatidiri, Semarang. Kedua tim membuka permainan secara ofensif, namun pertahanan masing‑masing berhasil menahan serangan lawan sehingga belum ada gol tercipta hingga jeda pertama.

Serangan balik Kendal Tornado pada menit 18 memanfaatkan kesalahan bek muda PSIS, Alwi Fadillah, namun lini pertahanan tuan rumah berhasil menahan bola. Dua menit kemudian, PSIS membangun peluang di area 12 meter ketika penyerang Rafinha terjatuh, namun wasit tidak memberi pelanggaran. Pada menit 25, Rafinha kembali menjadi ancaman, namun tembakan yang dilesatkan tidak mengarah ke gawang.

Pelatih baru PSIS, Kas Hartadi, menegaskan bahwa persiapan singkat dua hari tidak mengurangi fokus tim untuk meraih tiga poin. Ia berkata, “Saya datang secara mendadak, namun kami bekerja keras dalam dua hari ini agar dapat tampil maksimal pada pertandingan penting ini,” menambahkan bahwa kemenangan sangat penting untuk mengamankan posisi di atas zona play‑off degradasi.

Kapten PSIS, Otavio Dutra, mengungkapkan bahwa seluruh pemain sudah menyesuaikan taktik baru pelatih. “Kami sudah memahami arahan Kas Hartadi, meski persiapan singkat, dan kami siap memberikan yang terbaik. Dukungan suporter sangat kami butuhkan,” ujarnya menjelang laga.

Di lini sayap, Habil Akbar dan Alwi Fadillah menjadi motor penggerak serangan, sementara lini tengah mengandalkan peran kreatif Rafinha. Pertahanan yang dipimpin oleh Dani Ibrohim dan Ibrahim Sanjaya berhasil menahan serangan balik lawan, meski tekanan Kendal Tornado meningkat pada paruh pertama.

Dengan hasil imbang ini, PSIS Semarang tetap berada di posisi kedelapan klasemen sementara dengan 20 poin, dua angka di atas Persiba Balikpapan yang berada di zona play‑off degradasi dengan 18 poin. Poin tambahan dari laga kedua sangat dibutuhkan untuk menjaga jarak aman dari zona turun.

Menjelang babak kedua, PSIS berharap dapat memanfaatkan peluang dari serangan sayap dan meningkatkan akurasi tembakan. Kedua tim masih memiliki peluang untuk mencetak gol, namun PSIS menaruh harapan pada keuletan pemain inti seperti Otavio Dutra dan Rafinha untuk membuka keunggulan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.