Media Kampung – Mercedes‑Benz meluncurkan All‑New C‑Class electric sebagai jawaban atas permintaan pasar akan sedan listrik premium yang menggabungkan performa tinggi dan kemewahan. Kendaraan ini dijanjikan menjadi standar baru dalam segmen sedan listrik premium di Indonesia.
All‑New C‑Class electric ditenagai motor listrik berdaya hingga 300 kW (≈408 tenaga kuda) dengan torsi maksimum 700 Nm, memungkinkan akselerasi 0‑100 km/jam dalam kurang dari 4,5 detik. Baterai berkapasitas 90 kWh mendukung jarak tempuh WLTP sekitar 550 kilometer pada satu kali pengisian.
Desain eksterior mengusung garis aerodinamis yang lebih tajam, grille depan ditutup dengan panel penutup berlapis kaca yang menonjolkan identitas listrik. Lampu LED Matrix terbaru menyatu dengan struktur bodi, memberikan tampilan futuristik sekaligus meningkatkan efisiensi cahaya.
Interior C‑Class electric menampilkan ruang kabin yang luas dengan material daur ulang berkelas, serta kursi berlapis kulit vegan berteknologi ventilasi dan pemanas. Sistem infotainment MBUX terbaru menawarkan layar sentuh 12,3 inci, kontrol suara AI, serta integrasi smartphone tanpa kabel.
Teknologi bantuan pengemudi meliputi paket DRIVE PILOT Level 3, yang memungkinkan kendaraan mengemudi secara otomatis di jalan tol dan kondisi lalu lintas padat. Sistem kamera 360 derajat, radar long-range, dan sensor lidar menambah keamanan serta kenyamanan.
Mercedes‑Benz menargetkan peluncuran resmi All‑New C‑Class electric di Indonesia pada kuartal ketiga 2026 dengan harga perkiraan Rp1,45‑1,55 miliar, tergantung pada varian dan opsi tambahan. Penjualan akan dimulai melalui jaringan dealer resmi Mercedes di kota‑kota besar.
Dibandingkan dengan pesaingnya, seperti Tesla Model 3 dan BMW i4, C‑Class electric menawarkan kombinasi tenaga lebih tinggi, interior yang lebih mewah, serta jaringan layanan purna jual Mercedes yang sudah mapan. Harga sedikit lebih premium, namun dijanjikan memberikan nilai lebih lewat kualitas bahan dan teknologi.
“Kami sangat bangga memperkenalkan C‑Class electric yang tidak hanya menegaskan komitmen Mercedes‑Benz terhadap elektrifikasi, tetapi juga menetapkan tolok ukur baru bagi kenyamanan dan performa,” ujar Dr. Martina Köhler, Kepala Divisi Produk Elektrik Mercedes‑Benz Asia‑Pasifik.
Kebijakan pemerintah Indonesia yang memberikan insentif pajak, subsidi pembelian, dan pengembangan infrastruktur pengisian cepat memperkuat prospek penjualan mobil listrik. Antisipasi pertumbuhan pasar EV di Indonesia diperkirakan mencapai 20‑30 persen pada akhir dekade ini.
Hingga kini, pre‑order All‑New C‑Class electric telah dibuka secara online dan melalui dealer, dengan respons positif dari konsumen premium. Produksi massal dijadwalkan dimulai pada akhir 2026, menandai era baru mobil listrik premium di Tanah Air.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan