Media Kampung – Lama tak mencetak gol dan assist, Gali Freitas mengungkap penyebab utama penurunan performanya di Persebaya Surabaya serta langkah konkret untuk mengembalikan tajinya di lini serang tim hijau.
Pemain sayap berpaspor Timor-Leste ini bergabung dengan Persebaya pada awal musim 2025/2026, membawa harapan tinggi setelah penampilan gemilang di Timnas Timor Leste.
Proses adaptasi menjadi tantangan utama karena perbedaan taktik, intensitas latihan, serta kebutuhan menyesuaikan diri dengan pola permainan yang menekankan tekanan tinggi.
Setelah tiga pekan, Gali berhasil mencetak gol pertamanya melawan Bali United, yang menjadi titik balik penting dalam penyesuaian taktiknya.
Tidak lama setelah gol tersebut, ia juga memberikan assist kepada rekan satu tim, memperlihatkan kemampuan menciptakan peluang di sisi kanan lapangan.
Namun, pada pekan ke-23, setelah mencetak gol tunggal melawan PSM Makassar, statistik gol dan assistnya mengalami penurunan drastis.
Data resmi liga mencatat bahwa Gali mengalami enam pertandingan beruntun tanpa mencatatkan gol atau assist, meski totalnya masih mencatat enam gol dan enam assist sepanjang musim.
\”Saya selalu berusaha bekerja keras dan menjaga konsistensi di setiap pertandingan,\” ujar Gali Freitas dalam sesi latihan sore tadi.
\”Mungkin tidak selalu terlihat lewat gol atau assist, tetapi yang paling penting adalah bagaimana saya tetap bisa memberi kontribusi untuk tim,\” tambahnya menegaskan fokus kolektif.
Gali kini menitikberatkan latihan pada penyelesaian akhir, pergerakan tanpa bola, dan peningkatan kecepatan lari untuk menembus pertahanan lawan.
Persebaya Surabaya tengah mengalami penurunan performa, dengan satu kemenangan, satu hasil imbang, dan tiga kekalahan dalam lima laga terakhir.
Tim dijadwalkan menghadapi Malut United pada pekan ke-29, pertandingan yang diyakini menjadi peluang bagi Gali menampilkan kembali produktivitasnya.
Pelatih kepala menilai bahwa Gali menunjukkan etos kerja tinggi dan kesiapan mental, meski output statistik belum sesuai harapan.
Suporter Bajul Ijo menunggu kehadiran sang juru gedor kembali mencetak angka, namun tetap memberi dukungan moral kepada pemain.
Pemain tersebut menargetkan mencetak setidaknya tiga gol dan dua assist sebelum akhir musim sebagai bukti pemulihan performa.
Sejak debutnya, ia telah menyesuaikan diri dengan formasi 4-3-3, meningkatkan peran sebagai penyerang sayap yang juga bertugas membantu lini tengah.
Komitmen Gali untuk memperbaiki kekurangan melalui analisis video, kerja sama dengan staf kebugaran, serta peningkatan komunikasi di lapangan menjadi faktor utama dalam rencana pemulihan.
Dengan tekad kuat dan dukungan tim, Gali Freitas optimis dapat mengakhiri masa stagnasi dan kembali berkontribusi secara signifikan bagi Persebaya Surabaya.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan