Media Kampung – 19 Maret 2026 | Dalam leg kedua perempat final Liga Champions 2025/2026, Liverpool berhasil menorehkan kemenangan telak 4-0 atas Galatasaray di Anfield pada Kamis dini hari WIB. Kemenangan ini memastikan The Reds melaju ke perempat final dengan agregat 4-1 setelah sebelumnya terpaksa menelan kekalahan 0-1 pada leg pertama di Turki.

Penampilan Hugo Ekitike dan Janji Skor Besar

Penyerang asal Prancis, Hugo Ekitike, menilai bahwa timnya tampil sangat dominan sepanjang pertandingan. Dalam wawancara dengan TNT Sports, ia menyatakan bahwa Liverpool dapat mencetak skor yang jauh lebih tinggi, bahkan menyebutkan kemungkinan 10-0 bila peluang tidak terlewatkan. “Kami bermain dengan baik, menciptakan banyak kesempatan, namun masih ada ruang untuk perbaikan,” ujar Ekitike.

Gol pertama dicetak oleh Dominik Szoboszlai pada menit ke-25 melalui skema bola mati yang terorganisir. Gol tersebut membuka jalan bagi serangan berkelanjutan Liverpool yang terus menekan pertahanan Turki. Ekitike menambah gol pada menit ke-51 setelah menerima umpan dari Mohamed Salah di dalam kotak penalti.

Arne Slot Memuji Tekanan dan Konsistensi Tim

Pelatih asal Belanda, Arne Slot, menyoroti taktik pressing tinggi yang diterapkan timnya sejak peluit awal. Ia menilai bahwa tekanan tersebut memaksa Galatasaray kehilangan penguasaan bola, sehingga Liverpool dapat mengontrol tempo pertandingan. Slot juga menekankan pentingnya mengubah beberapa detail di babak pertama, termasuk penyesuaian posisi pemain di lini tengah, yang terbukti menghasilkan alur serangan lebih lancar.

Slot mengakui bahwa kesempatan mencetak gol masih dapat ditingkatkan, mengingat Liverpool memiliki sejumlah peluang emas yang tidak terkonversi. Namun, ia puas dengan fakta bahwa tim tidak kebobolan satu gol sekali pun, mencatatkan clean sheet di Anfield.

Mohamed Salah: Penalti Gagal dan Gol Ke-50 di Champions League

Mohamed Salah mengalami momen kurang beruntung ketika gagal mengeksekusi tendangan penalti di babak pertama. Meskipun demikian, ia bangkit dengan mencetak gol ke-50nya di kompetisi paling bergengsi di benua ini, menjadi pemain Afrika pertama yang mencapai angka tersebut. Salah juga memberikan assist kepada Ekitike, memperlihatkan peran serbaguna dalam serangan Liverpool.

Kinerja individu Salah mendapat pujian dari Slot, yang menyebut sikap mental pemain sebagai contoh bagi rekan-rekannya. “Salah menunjukkan ketangguhan mental yang luar biasa, bahkan setelah kegagalan penalti, ia tetap memberikan kontribusi penting,” kata Slot.

Konteks Agregat dan Tantangan Selanjutnya

Kemenangan 4-0 tidak hanya menebus kekalahan pertama, tetapi juga menegaskan kemampuan Liverpool dalam mengatasi tekanan dari lawan yang secara historis sulit dikalahkan di kompetisi Eropa. Agregat 4-1 menempatkan Liverpool di posisi kuat menjelang perempat final, di mana mereka akan menghadapi tantangan baru melawan klub-klub elit Eropa.

Para analis menilai bahwa performa Liverpool di Anfield menambah kepercayaan diri tim menjelang babak berikutnya, khususnya dengan kecepatan transisi dan kemampuan menciptakan peluang dari situasi bola mati. Namun, mereka juga memperingatkan bahwa lawan di perempat final biasanya memiliki kedalaman skuad yang lebih besar, sehingga Liverpool perlu menjaga konsistensi serta meningkatkan efisiensi akhir tembakan.

Dengan semangat yang tinggi dan dukungan fanatik di Anfield, Liverpool kini menatap perempat final dengan optimisme. Ekitike menutup penampilannya dengan menegaskan, “Kami layak berada di sini, dan kami siap melanjutkan perjalanan ke fase berikutnya,” menambah keyakinan bagi para pendukung The Reds.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.