Media Kampung – Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, akhirnya angkat bicara mengenai keputusannya sengaja absen dalam sesi konferensi pers usai kemenangan 1-0 atas Villarreal di LaLiga. Peramu taktik asal Portugal itu memberikan jawaban yang memicu tanda tanya besar bagi para wartawan.
Meskipun mengamankan tiga poin penuh di Stadion Santiago Bernabeu, kubu Los Blancos meninggalkan lapangan dengan rasa kesal. Kekesalan tersebut bermula saat gol Vinicius Junior dianulir karena dianggap melakukan pelanggaran penarikan rambut, yang kemudian berujung pada kartu merah bagi sang pemain. Kejadian kontroversial tersebut membuat Mourinho memilih untuk tidak menemui awak media setelah laga berakhir.
Sesi konferensi pers menjelang pertandingan Liga Champions melawan Roma, Rabu (14/10), pun menjadi kesempatan pertama bagi media untuk mempertanyakan aksinya tersebut.
Jose Mourinho Angkat Bicara
Saat ditanya mengenai insiden dalam pertandingan domestik tersebut, Mourinho awalnya enggan memberikan tanggapan. “Tidak ada, tidak ada. Ini adalah pertandingan Liga Champions. (Saya) tidak punya apa-apa untuk dikatakan tentang pertandingan liga,” ujar Mourinho seperti dikutip dari ESPN.
Ketika terus didesak oleh jurnalis mengenai alasannya bungkam, Mourinho akhirnya memberikan petunjuk singkat. Juru taktik berusia 63 tahun itu meminta media melihat kembali momen awal pertandingan tersebut untuk memahami keputusannya.
“Saya katakan kepada rekan Anda bahwa saya tidak ingin berkomentar, tetapi saya akan mencoba memastikan ini adalah (pertanyaan) yang terakhir,” imbuh Mourinho. “Saya mengundang Anda untuk menonton menit pertama pertandingan melawan Villarreal. Jika Anda mau, kita bisa membicarakannya pada hari Sabtu (dalam konferensi pers berikutnya). Menit pertama saja sudah cukup, jika Anda paham,” tuturnya.
Tindakan menolak bicara ini menambah panjang daftar kritik Mourinho terhadap kepemimpinan wasit sejak kembali menukangi Real Madrid. Sebelumnya pada laga Derby Madrid, ia bahkan membawa cetakan foto insiden kontroversial dan secara terbuka menyindir komite wasit (CTA).
Kepercayaan terhadap Wasit di Eropa
Meskipun kerap melontarkan kritik di kompetisi domestik, Mourinho menegaskan bahwa dirinya tetap memiliki kepercayaan terhadap integritas para pengadil lapangan di kancah Eropa. “Saya percaya pada mereka semua. Satu-satunya hal yang terasa aneh bagi saya adalah ketika semua orang tahu nama wasit tiga minggu sebelum (pertandingan), padahal seharusnya 24 jam. Itulah satu-satunya hal yang membuat saya tidak nyaman. Selain itu, saya memiliki keyakinan. Saya tidak memiliki perasaan negatif,” urai Mourinho.













