Media Kampung – Karateka veteran Indonesia, Cok Istri Agung Sanistyarani, menutup babak karier atlet profesionalnya di ajang multievent dengan meraih medali perunggu pada Asian Games 2026. Prestasi ini menjadi puncak dari perjalanan 13 tahun Cok Istri sebagai atlet Pelatnas sejak 2013.
Medali Perunggu Melebihi Ekspektasi
Sebelum berlaga, Cok Istri tidak memasang target khusus karena sempat mengalami cedera. Namun, hasil medali perunggu yang diraihnya justru melampaui harapan. Ia mengaku berangkat ke Asian Games hanya dengan tekad memberikan penampilan terbaik.
“Aku berangkat tanpa target, hanya bermodalkan semangat dan tekad untuk tampil maksimal. Jadi, hasil ini melebihi ekspektasi saya,” ungkap Cok Istri kepada media pada 24 September 2026.
Asian Games 2026 sebagai Ajang Multievent Terakhir
Asian Games 2026 menjadi momen perpisahan Cok Istri sebagai atlet karate profesional di ajang multievent. Meski demikian, ia masih akan tampil sekali lagi mewakili Indonesia pada Piala Dunia Karate yang dijadwalkan November mendatang setelah tim kumite beregu Indonesia lolos kualifikasi.
“Saya tidak memasang target muluk untuk Piala Dunia nanti. Itu akan menjadi penampilan terakhir saya di tatami, sambil mendukung adik-adik yang masih berlaga,” ujarnya.
Rencana Setelah Pensiun
Setelah pensiun, Cok Istri berencana menikmati waktu bersama keluarga yang selama ini banyak terlewatkan akibat jadwal latihan dan pertandingan yang padat. Ia juga akan fokus pada karier sebagai Aparatur Sipil Negara di Kementerian Pemuda dan Olahraga.
“Saya ingin menikmati momen bersama keluarga dulu, setelah itu fokus pada karier di Kemenpora yang sempat tertunda,” ujar atlet berusia 31 tahun ini.
Meski belum memutuskan apakah akan kembali ke dunia karate sebagai pelatih atau peran lainnya, Cok Istri tetap membuka peluang tersebut di masa depan.
Perjalanan Karier dan Kontribusi
Cok Istri Agung telah menjadi bagian dari Pelatnas karate Indonesia sejak 2013 dan telah berkontribusi dalam berbagai kejuaraan nasional maupun internasional. Medali perunggu di Asian Games 2026 menjadi simbol pencapaian dan dedikasinya selama lebih dari satu dekade di dunia karate.
Keberhasilan ini juga menambah catatan prestasi Indonesia di ajang olahraga multinasional tersebut, memperkuat posisi tim karate nasional di kancah internasional.














Tinggalkan Balasan