Media Kampung – Pisang telah lama menjadi camilan favorit para atlet dan pegiat kebugaran. Buah ini dipercaya mampu memberikan energi instan sebelum berolahraga. Lantas, benarkah klaim tersebut didukung oleh fakta ilmiah?
Menurut rekomendasi ahli gizi olahraga, pisang memang merupakan asupan ideal karena mengandung karbohidrat yang mudah dicerna. Karbohidrat adalah sumber energi utama saat tubuh bergerak. Satu buah pisang ukuran sedang mengandung sekitar 27 gram karbohidrat yang diubah menjadi glukosa untuk bahan bakar otot.
Selain karbohidrat, pisang kaya akan kalium. Mineral ini berperan krusial dalam menjaga fungsi otot dan keseimbangan cairan tubuh. Mayo Clinic menyebutkan bahwa kalium mendukung kontraksi otot dan fungsi saraf normal selama aktivitas fisik.
Keunggulan lain dari pisang adalah kandungan seratnya. Serat memberikan rasa kenyang tanpa membuat perut terasa penuh, sehingga cocok dikonsumsi sebelum bergerak. Ahli menyarankan untuk mengonsumsi pisang 30 hingga 60 menit sebelum sesi olahraga dimulai.
Studi yang diterbitkan dalam jurnal PLOS ONE bahkan menunjukkan bahwa pisang mampu menjadi alternatif energi alami yang sebanding dengan minuman olahraga. Selain mendukung performa atlet, pisang menyediakan nutrisi yang jarang ditemukan pada minuman olahraga biasa.
Meski demikian, pisang bukanlah makanan ajaib yang secara instan membuat seseorang lebih kuat. Efektivitasnya tetap bergantung pada pola makan keseluruhan dan durasi olahraga yang dilakukan. Namun, sebagai sumber energi praktis dan bergizi, pisang tetap menjadi pilihan terbaik untuk menunjang performa sebelum beraktivitas.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan