Media Kampung – Pebalap legendaris NASCAR, Kyle Busch, meninggal dunia pada Kamis, 21 Mei 2026, di usia 41 tahun setelah dirawat di rumah sakit akibat penyakit parah. Busch sempat mengalami gejala sesak napas dan batuk darah sebelum kondisinya memburuk dan akhirnya meninggal di rumah sakit di Charlotte, North Carolina.

Insiden tragis ini terjadi saat Busch tengah berlatih menggunakan simulator balap Chevrolet di Concord, North Carolina. Pada Rabu sore, dia menjadi tidak responsif dan langsung dilarikan ke rumah sakit. Sebelumnya, sebuah panggilan darurat 911 mengungkap bahwa Busch mengalami rasa panas berlebih, kesulitan bernapas, hingga batuk darah saat berada di fasilitas pelatihan General Motors, tempat dia berlatih.

Dalam rekaman panggilan tersebut, petugas yang melapor menyatakan bahwa Busch tergeletak di lantai kamar mandi dan dalam keadaan sadar namun sangat lemah. Mereka meminta agar petugas medis datang tanpa menyalakan sirine untuk menghindari kepanikan di lokasi.

Keluarga Busch bersama tim Richard Childress Racing mengonfirmasi kematian sang pebalap sebagai akibat dari penyakit serius yang dialaminya. Meskipun belum ada keterangan resmi mengenai jenis penyakit yang diderita, Busch diketahui sempat berjuang melawan infeksi sinus yang membuat kondisinya memburuk selama beberapa pekan terakhir.

Selama masa sakitnya, Busch masih berusaha tampil di beberapa ajang balap. Ia sempat meminta suntikan medis untuk meredakan gejala sinus pada sebuah balapan di Watkins Glen sebelum akhirnya kondisinya memburuk. Meski demikian, ia tetap mencatatkan hasil di beberapa balapan terakhir sebagai penutup kariernya yang gemilang.

Kematian Busch mengejutkan dunia motorsport, terutama karena terjadi hanya beberapa hari sebelum ia dijadwalkan berlaga di Coca-Cola 600 di Charlotte Motor Speedway. CEO NASCAR, Steve O’Donnell, menyebut Busch sebagai sosok yang berani dan penuh semangat, bahkan mengenang momen-momen unik saat Busch berinteraksi dengan NASCAR selama kariernya.

Saat ini, mobil nomor 8 yang biasa dikendarai Busch akan tetap di garasi dan tidak akan digunakan sampai putranya yang berusia 11 tahun, Brexton Busch, siap melanjutkan warisan sang ayah. Dukungan dan penghormatan dari para penggemar serta rekan sesama pebalap terus mengalir di media sosial, menandai kehilangan besar bagi komunitas NASCAR.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.