Media Kampung – Pertandingan antara Boca Juniors dan Cruzeiro yang berlangsung di Stadion La Bombonera berakhir imbang 1-1, dalam laga krusial fase grup Copa Libertadores. Hasil ini membuat Cruzeiro semakin dekat dengan peluang lolos ke babak berikutnya, sementara Boca Juniors kini menghadapi tekanan besar untuk melaju ke fase gugur.
Gol pembuka pertandingan dicetak oleh Miguel Merentiel pada menit ke-14 setelah memanfaatkan umpan bebas berbahaya dari Leandro Paredes. Meski mendapat tekanan sejak awal, Cruzeiro mampu menahan serangan dan menunjukkan ketangguhan terutama di babak kedua. Fagner berhasil menyamakan kedudukan lewat tembakan dari luar kotak penalti pada menit kedelapan babak kedua.
Situasi menjadi semakin sulit bagi Cruzeiro setelah Gerson menerima kartu merah akibat pelanggaran keras terhadap Paredes, membuat tim asal Brasil itu bermain dengan sepuluh pemain dalam sisa waktu. Namun, berkat penampilan gemilang kiper Otávio, mereka mampu mempertahankan hasil imbang hingga akhir pertandingan.
Selain aksi di lapangan, pertandingan ini juga diwarnai kontroversi terkait keputusan wasit dan penggunaan VAR. Pada menit-menit akhir, Boca Juniors sempat mencetak gol kedua melalui Merentiel, namun dianulir setelah VAR menunjukkan adanya sentuhan tangan Delgado yang menjadi asal mula gol tersebut. Keputusan ini memicu reaksi keras dari kubu Boca, termasuk kritik dari kapten tim mereka, Leandro Paredes.
Lucas Romero, kapten Cruzeiro, memberikan tanggapan terhadap kontroversi tersebut. Ia menegaskan bahwa insiden handball yang diklaim oleh Boca Juniors adalah kejadian yang bersifat kebetulan dan mempertahankan integritas keputusan wasit. Romero juga mengungkapkan bahwa dirinya sempat mengajukan protes ketika gol pertama Boca yang kemudian dianulir terjadi, menunjukkan sikapnya yang sportif dan terbuka terhadap keputusan wasit.
Kekecewaan Boca Juniors tidak berhenti hanya pada protes di lapangan. Klub Argentina ini dikabarkan akan mengajukan keberatan resmi kepada CONMEBOL terkait keputusan wasit dalam pertandingan tersebut. Sementara itu, Cruzeiro merayakan hasil ini yang membawa mereka ke puncak klasemen Grup D dengan delapan poin, dan hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk memastikan tempat di babak 16 besar Copa Libertadores.
Dengan hasil ini, laga penentuan bagi Cruzeiro akan berlangsung di kandang sendiri melawan Barcelona SC dari Ekuador. Sedangkan Boca Juniors harus mengandalkan hasil pertandingan lain untuk menjaga harapan lolos tetap hidup, menghadapi tekanan besar di sisa kompetisi grup.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan