Media KampungSan Diego FC dan FC Cincinnati mengakhiri pertandingan Major League Soccer (MLS) dengan skor imbang 3-3 setelah laga yang penuh drama dan kejutan di Snapdragon Stadium, San Diego, pada 16 Mei 2026 malam waktu setempat.

Dalam pertandingan ini, kedua tim menampilkan permainan ofensif yang menarik. San Diego FC sempat unggul melalui dua gol Marcus Ingvartsen, namun FC Cincinnati berhasil menyamakan kedudukan berkat upaya Tom Barlow yang mencetak gol penyama pada menit-menit akhir pertandingan.

Gol terakhir Barlow terjadi pada detik-detik terakhir waktu tambahan, tepatnya pada menit ke-96, hanya beberapa detik setelah San Diego tampak akan meraih kemenangan. Kejadian tersebut terjadi sangat cepat setelah gol Ingvartsen di masa tambahan waktu, yang semula memberikan keunggulan bagi tuan rumah.

FC Cincinnati sendiri datang ke pertandingan ini dengan catatan pertahanan yang kurang solid, sebagaimana terlihat dalam kekalahan 5-3 mereka dari Inter Miami sebelumnya. Namun, lini serang mereka tetap tajam dengan raihan 11 gol dalam lima pertandingan terakhir MLS.

Sementara itu, San Diego FC berusaha bangkit setelah hasil buruk beberapa pekan terakhir, termasuk kemenangan telak 5-0 atas Austin FC yang menjadi sinyal positif bagi mereka. Hasil imbang ini pun menjadi yang kedua secara beruntun di kandang mereka, yang sedikit memperbaiki posisi di klasemen Wilayah Barat.

Menurut laporan dari The Canadian Press, pertandingan ini menjadi salah satu yang paling menghibur musim ini dan menampilkan ketegangan luar biasa hingga menit terakhir. Baik San Diego FC maupun FC Cincinnati menunjukkan motivasi tinggi dalam mengincar poin penting untuk peringkat mereka masing-masing di klasemen MLS.

Dengan hasil ini, FC Cincinnati tetap berada di posisi kedelapan Wilayah Timur, sementara San Diego FC menempati posisi ke-10 di Wilayah Barat. Kedua tim masih memiliki peluang untuk memperbaiki posisi mereka di sisa musim MLS 2026.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.