Media KampungParis FC dan Paris Saint-Germain (PSG) bertemu dalam laga derby Paris yang menjadi penutup musim Ligue 1 2025/2026, Minggu malam di Stadion Jean Bouin. Pertandingan ini digelar tanpa tekanan besar karena gelar juara telah diamankan PSG, namun tetap menjadi ajang bergengsi bagi kedua tim.

PSG memastikan gelar juara liga Prancis ke-14 setelah kemenangan 2-0 atas Lens pada pertengahan pekan lalu. Meski sudah juara, pelatih Luis Enrique tetap menurunkan beberapa pemain kunci dengan kombinasi pemain cadangan dalam laga ini. Menariknya, Dimitri Lucea, bek muda berusia 19 tahun, mendapat kesempatan memulai debut profesionalnya sebagai starter di posisi bek kiri.

Skuad PSG untuk laga ini juga diperkuat oleh kiper Matvey Safonov, serta pemain seperti Warren Zaïre-Emery, Illia Zabarnyi, dan Marquinhos yang kembali mendapat waktu bermain setelah sempat duduk di bangku cadangan. Dalam lini serang, Barcola, Dembélé, dan Kvaratskhelia menjadi andalan untuk menambah daya gedor tim juara tersebut.

Di sisi lain, Paris FC yang menempati posisi ke-11 klasemen liga berusaha mengakhiri debut musim mereka di Ligue 1 dengan catatan positif. Klub yang kembali ke kasta tertinggi setelah 46 tahun ini tampil impresif dengan hanya dua kekalahan dalam 11 laga terakhir dan berambisi memberikan perlawanan sengit dalam derby kali ini.

Pelatih Antoine Kombouaré menyiapkan timnya dengan kekuatan penuh, meskipun striker Italia mereka, Immobile, absen karena flu. Paris FC berharap dukungan penuh dari suporter di kandang dapat membantu mereka meraih hasil yang memuaskan dan menutup musim dengan catatan positif.

Performa kedua tim dalam beberapa laga terakhir menunjukkan potensi pertandingan yang menarik. PSG yang sudah mengunci gelar, kemungkinan akan mengistirahatkan beberapa pemain utama, sementara Paris FC berjuang menunjukkan kualitasnya agar dapat memperkuat posisi di papan tengah klasemen.

Laga ini juga menjadi ajang pemanasan terakhir bagi PSG sebelum menghadapi final Liga Champions pada 30 Mei mendatang melawan Arsenal. Dengan fokus utama pada laga besar tersebut, pelatih Luis Enrique tampaknya memanfaatkan pertandingan ini untuk memberikan kesempatan bermain kepada pemain yang belum banyak tampil musim ini.

Dengan atmosfer derby ibu kota, pertandingan ini tetap dinanti penggemar sepak bola Paris dan menjadi puncak perayaan musim di Ligue 1. Baik Paris FC maupun PSG bertekad mengakhiri musim dengan catatan positif, meski tujuan dan tekanan yang mereka hadapi berbeda.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.