Media Kampung – Naegohyang Women’s FC akan menjadi tim Korea Utara pertama yang bermain di tanah Korea Selatan sejak 2018 ketika mereka menghadapi Suwon FC Women pada semifinal Liga Champions Wanita Asia di Suwon Sports Complex pada 20 Mei 2026.
Federasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA) mengonfirmasi bahwa delegasi Naegohyang diperkirakan tiba di Suwon pada 17 Mei, membawa 27 pemain dan 12 ofisial, serta akan menjalani pemeriksaan keamanan dan medis sebelum pertandingan, kata KFA kepada AFP.
Klub Naegohyang Women’s FC, yang menjuarai Liga Wanita Korea Utara pada musim 2025, melaju hingga babak final Liga Champions Wanita Asia 2025 setelah menyingkirkan tim-tim kuat dari Jepang dan Australia, menegaskan kualitasnya di tingkat regional.
Kunjungan ini menandai momen langka karena terakhir atlet Korea Utara tampil di Korea Selatan pada ajang Asian Games 2014 di Incheon, dan sebelum itu pada kunjungan multikategori olahraga 2018, menyoroti hubungan diplomatik yang masih tegang sejak gencatan senjata 1953.
Pertandingan semifinal ini menjadi pintu gerbang bagi Naegohyang untuk melaju ke final melawan pemenang laga antara Melbourne City (Australia) dan Tokyo Verdy Beleza (Jepang), yang dijadwalkan pada 23 Mei, sehingga menambah nilai kompetitif dan politik bagi kedua tim.
Stadion Suwon Sports Complex akan dipenuhi penonton lokal dan media internasional; keamanan ketat dijamin oleh Kedutaan Besar Korea Selatan dan otoritas militer demi menghindari insiden politik yang sensitif.
“Kami berharap pertandingan ini dapat mempererat persahabatan melalui olahraga dan menunjukkan profesionalisme tim kami,” ujar perwakilan KFA dalam konferensi pers, menekankan pentingnya sportivitas di atas isu politik.
Naegohyang telah menggelar sesi latihan intensif di pusat kebugaran mereka sejak awal Mei, menyesuaikan taktik melawan tim yang dikenal memiliki kecepatan dan taktik menyerang tinggi, sambil menyiapkan strategi defensif untuk menahan serangan Suwon.
Jika Naegohyang berhasil melaju ke final, mereka akan menorehkan sejarah baru sebagai tim Korea Utara pertama yang menjuarai kompetisi klub wanita tingkat Asia, sekaligus membuka peluang dialog lebih luas antara kedua negara melalui arena olahraga.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan