Media Kampung – Tom Aspinall menegaskan bahwa ia tidak akan beralih ke tinju dan fokus pada kembalinya ke Octagon UFC dalam waktu dekat, menjawab spekulasi media yang beredar sejak akhir tahun lalu.
Dalam wawancara dengan media Inggris pada 22 April 2026, Aspinall menyatakan, "Saya mencintai MMA dan tidak ada rencana untuk mencoba tinju. Prioritas saya adalah kembali ke UFC dan melanjutkan karier di kelas berat." Pernyataan ini menegaskan komitmennya pada seni bela diri campuran.
Eddie Hearn, promotor tinju Inggris, menandatangani kontrak representasi bagi Aspinall pada awal tahun ini, langkah yang memicu rumor bahwa petarung tersebut akan menguji diri di atas ring tinju.
Penandatanganan tersebut sekaligus memicu pembicaraan tentang potensi pertarungan super antara Tom Aspinall dan mantan juara UFC Heavyweight, Francis Ngannou, yang beberapa minggu lalu mengkritik penurunan kualitas kelas berat karena "mismanagement".
Ngannou, dalam sebuah wawancara pada 28 April 2026, menilai bahwa peralihan petarung ke tinju dapat mengurangi kedalaman divisi berat, namun ia juga menyoroti pentingnya persaingan antar petarung berkelas dunia.
Tom Aspinall dijadwalkan kembali bertarung melawan Philipe Lins pada 16 Mei 2026 dalam acara MVP MMA, yang akan menjadi penampilan pertamanya sejak cedera mata yang diderita pada pertandingan melawan Ciryl Gane di UFC 321.
Pertandingan UFC Freedom 250 yang akan diadakan di South Lawn Gedung Putih pada 14 Juni 2026 menjadi sorotan utama, menampilkan Alex Pereira melawan Ciryl Gane untuk gelar interim Heavyweight.
Ngannou memberikan analisis taktis tentang pertarungan Pereira vs Gane, menyatakan bahwa Gane memiliki lebih banyak alat dan kecepatan yang dapat menyulitkan Pereira yang baru naik kelas berat.
Pertarungan antara Aspinall dan Gane pada Oktober 2025 berakhir dengan no‑contest setelah Gane secara tidak sengaja mengenai mata Aspinall, memaksa wasit menghentikan laga pada ronde pertama.
Sejak saat itu, Aspinall mencatat rekor 10‑2 di UFC, dengan kemenangan penting atas Derrick Lewis, Sergey Spivak, dan Tai Tuivasa, menegaskan posisinya sebagai salah satu petarung teratas di divisi berat.
Tim pelatih Aspinall di Inggris melaporkan bahwa ia sedang memulihkan kondisi fisik secara intensif, termasuk rehabilitasi mata, serta meningkatkan teknik striking untuk menghadapi lawan berukuran lebih besar.
Dengan persiapan yang semakin matang, Tom Aspinall diperkirakan akan mengumumkan lawan selanjutnya pada akhir April, menandai kepulangannya ke panggung UFC setelah hampir satu tahun absen.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan