Media Kampung – Pertandingan antara Bahia dan Santos yang digelar pada Sabtu, 25 April 2026 di Arena Fonte Nova, Salvador, berakhir imbang 2-2. Kedua tim berjuang keras untuk mengamankan poin penting di klasemen Brasileirão.

Santos memulai laga dengan menekan serangan, menempatkan Thaciano sebagai pengatur serangan utama dan Rony di sisi sayap. Penyerang Rollheiser, yang kembali menjadi starter setelah tiga bulan absen, mencetak dua gol lewat tendangan penalti.

Gol pertama Rollheiser datang pada menit ke-21 setelah Gabriel Bontempo dijatuhkan di dalam kotak penalti oleh Erick Pulga. Tendangan tepat ke pojok kanan atas mengakibatkan keunggulan 1-0 bagi Santos.

Lima menit kemudian, Rollheiser kembali menambah angka melalui penalti kedua, hasil kontak siku Ramos Mingo pada umpan silang Thaciano. Kedua gol tersebut menegaskan keunggulan awal Santos.

Bahia tidak tinggal diam, karena pada menit ke-30 mereka memperoleh peluang emas lewat tembakan keras yang menghantam tiang gawang. Namun, pertahanan Santos berhasil menahan tekanan.

Masuk babak kedua, Bahia mengubah taktik menjadi lebih agresif dan berhasil menyamakan kedudukan lewat gol cantik dari Luciano Juba pada menit ke-30 babak kedua. Tendangan bebasnya menembus gawang tanpa bek tangguh.

Empat menit setelah itu, Willian José menambahkan satu poin bagi Bahia dengan sundulan kepala setelah umpan silang akurat dari Erick Pulga. Skor menjadi 2-2.

Kehadiran Neymar dan Gabriel Barbosa (Gabigol) tidak terlihat di lapangan, keduanya dinyatakan absen karena kebijakan pelatih Cuca. Absennya dua penyerang utama memperlemah daya serang Santos.

Di pihak Bahia, penyerang William José menjadi ancaman utama dengan mencetak tujuh gol musim ini, sementara tim juga mengandalkan pertahanan solid yang hanya kebobolan empat gol dalam lima pertandingan terakhir.

Statistik menunjukkan bahwa Bahia menempati posisi kelima klasemen dengan 23 poin setelah 11 laga, sedangkan Santos berada di urutan ke-15 dengan 13 poin. Perbedaan poin menambah tekanan pada Santos.

Wasit pertandingan, Ramon Abatti Abel, memberikan dua kartu kuning kepada Erick Pulga (Bahia) dan Everton Ribeiro (Bahia), serta empat kartu kuning untuk pemain Santos, termasuk Diógenes dan Mayke.

VAR tidak menemukan pelanggaran signifikan yang mengubah hasil, sehingga skor akhir tetap 2-2. Kedua tim tetap harus memperbaiki konsistensi di laga berikutnya.

Setelah hasil ini, Bahia akan menjamu São Paulo di Morumbis pada pekan berikutnya, dengan harapan meningkatkan peringkat ke zona G-4. Sementara Santos menantikan pertemuan klasik melawan Palmeiras di Allianz Parque.

Pelatih Bahia, Charles Hembert, menilai performa timnya sebagai langkah positif meski harus mengakui kekurangan di lini serang. Ia menekankan pentingnya menjaga pertahanan.

Pelatih Santos, Cuca, menyatakan kekecewaan atas ketidakmampuan tim mempertahankan keunggulan, terutama pada fase akhir. Ia menganggap pertandingan ini sebagai pelajaran penting untuk pertandingan selanjutnya.

Data gol menunjukkan bahwa Rollheiser menjadi pencetak gol utama bagi Santos pada pertandingan ini, sementara Luciano Juba menjadi pahlawan bagi Bahia dengan gol bebasnya.

Kedua tim sama-sama memiliki peluang untuk meraih kemenangan di kompetisi domestik, namun hasil imbang ini menegaskan persaingan ketat di Brasileirão 2026.

Pertandingan Bahia vs Santos menutup babak ke-13 dengan statistik yang menunjukkan ketegangan tinggi, dan para pendukung masing-masing tetap berharap tim kesayangan akan bangkit di laga berikutnya.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.