Media Kampung – Kostas Papanikolaou mencatat 800 penampilan resmi bersama Olympiacos dalam laga melawan Aris Betsson, sekaligus membantu tim mempertahankan catatan tak terkalahkan di liga domestik.
Pertandingan yang digelar pada 19 April 2026 di Peace and Friendship Stadium berakhir dengan kemenangan 92‑81, meski Olympiacos sempat tertinggal 12 poin pada kuarter pertama.
Papanikolaou mencatat kontribusi lima poin, tiga assist, dan tiga rebound dalam 20 menit bermain, menegaskan peran vitalnya sebagai kapten berpengalaman.
Serangan utama datang dari Nikola Milutinov, yang mencetak double‑double 16 poin dan 11 rebound, memicu kebangkitan tim pada paruh kedua.
Pelatih Giorgos Bartzokas memuji konsistensi veteran tersebut, menyatakan bahwa kepemimpinan Papanikolaou menjadi faktor kunci dalam mempertahankan performa tinggi.
“Kostas memberikan contoh lewat kerja keras dan disiplin, itulah yang kami butuhkan untuk tetap dominan,” ujar Bartzokas dalam konferensi pers pasca pertandingan.
Kemenangan ini menandai kemenangan ketujuh beruntun Olympiacos di semua kompetisi, sekaligus menegaskan posisi teratas klasemen GBL dengan 46 poin (23‑0).
Tim kini telah mengamankan nomor satu dan keunggulan kandang untuk playoff domestik, sementara fokus beralih ke fase penting EuroLeague.
Olympiacos menutup musim reguler EuroLeague di puncak klasemen, menyiapkan diri untuk babak Play‑In Showdown yang akan datang.
Penampilan Papanikolaou juga menandai kembali kembalinya Frank Ntilikina dan Monte Morris setelah cedera, menambah kedalaman skuad.
Di sisi lain, mantan NBA star Eddie Johnson mengenang masa kejayaan bersama Olympiacos pada tahun 1995, menyebut pengalaman tersebut sebagai “waktu terbaik dalam hidupnya”.
Johnson, yang kini berusia 66 tahun, mengungkapkan kebanggaannya melalui unggahan di X, menyoroti keberhasilannya membantu tim meraih gelar liga dan mencapai Final Four FIBA.
Ia menambahkan, “Satu gelar di Eropa bersama Olympiacos, tinggal di rumah empat lantai menghadap Teluk Saronik, itu memang pengalaman luar biasa.”
Kisah Johnson menambah warna sejarah panjang Olympiacos sebagai klub yang menarik talenta internasional dan memberi platform bagi pemain untuk bersinar.
Sejarah klub mencakup beberapa gelar EuroLeague dan dominasi domestik, menjadikannya salah satu institusi basket paling berpengaruh di Yunani.
Dengan roster yang terus diperkuat, Olympiacos menatap fase akhir musim dengan optimisme tinggi, berharap menambah koleksi trofi baik di level nasional maupun Eropa.
Kondisi terbaru menunjukkan tim siap menghadapi tantangan Play‑In, dengan semangat juang yang masih tinggi setelah pencapaian historis Papanikolaou.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.






Tinggalkan Balasan