Media Kampung – 16 April 2026 | Timnas voli putra Indonesia mengalami perubahan signifikan setelah cedera yang menimpa Junior Rivan, membuka peluang bagi Dawuda untuk mengisi posisi utama menjelang AVC Cup 2026. Perombakan skuad ini menjadi sorotan utama menjelang turnamen internasional yang dijadwalkan pada akhir 2026.
Junior Rivan mengalami cedera otot pada paha kanan saat menjalani latihan intensif pada 12 Maret 2024 di Pelatnas Cibubur. Pemeriksaan medis mengonfirmasi robekan ringan yang diperkirakan memerlukan waktu pemulihan tiga hingga empat bulan. Rivan, yang menjadi andalan sebagai spiker kiri dengan rata-rata 12,5 poin per pertandingan dalam kompetisi SEA Games 2023, diperkirakan tidak dapat berpartisipasi dalam kualifikasi AVC Cup.
Dawuda, pemain berusia 24 tahun yang sebelumnya berposisi sebagai penyerang cadangan, kini menjadi pilihan utama. Selama musim domestik 2023/2024, ia mencatat rata-rata 13,2 poin per laga serta efisiensi serangan 58 persen, menjadikannya kandidat kuat untuk mengisi kekosongan Rivan. Selain itu, Dawuda menunjukkan kemampuan pertahanan yang baik dengan rata-rata 1,8 blok per set.
Pelatih kepala Tim Nasional, Bambang Susanto, mengumumkan perombakan skuad dengan menambah tiga pemain muda serta memperkuat taktik pertahanan. Seleksi dilakukan melalui turnamen persahabatan di Surabaya dan latihan intensif di Bali, dengan fokus pada kecepatan, koordinasi, dan kemampuan adaptasi terhadap sistem permainan modern. Pemain seperti Fajar Pratama dan Rizky Mahendra juga masuk dalam daftar utama.
AVC Cup 2026 akan diselenggarakan di Tehran, Iran, dari 5 hingga 14 September 2026, melibatkan 16 tim terbaik Asia. Turnamen ini menjadi ajang penting bagi Indonesia untuk menguji daya saing setelah periode transisi kepelatihan. Target federasi adalah meraih posisi lima besar, yang dapat meningkatkan peringkat dunia tim nasional.
Bambang Susanto menegaskan, "Kehilangan Junior Rivan memang memberi tantangan, namun Dawuda telah menunjukkan kesiapan mental dan teknis. Kami percaya perubahan ini akan menambah kedalaman skuad dan memberi energi baru pada tim." Pernyataan ini disampaikan dalam konferensi pers di Jakarta pada 20 Maret 2024.
Perkembangan terbaru menunjukkan Dawuda telah berpartisipasi penuh dalam program kebugaran khusus, sementara Junior Rivan menjalani fisioterapi rutin dan diperkirakan kembali ke lapangan pada Juli 2024. Timnas akan mengadakan dua pertandingan persahabatan melawan Filipina dan Thailand pada Agustus 2024 sebagai persiapan akhir menjelang AVC Cup 2026.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan