Media Kampung – 15 April 2026 | Borneo FC berhasil mengangkat trofi Liga 1 musim 2025/2026 sebagai juara perdana, menciptakan sinyal mukjizat yang mengancam hegemoni Persib Bandung selama tujuh tahun terakhir. Sementara itu, Persija Jakarta tampak ikhlas menyaksikan persaingan ketat di puncak klasemen.

Setelah mengalahkan PSBS Biak 5-1 pada pekan ke‑27, Pesut Etam menutup jarak empat poin dengan pemuncak klasemen Persib, yang kini memimpin dengan 66 poin. Kemenangan tersebut menempatkan Borneo FC pada posisi kedua dengan 62 poin, tetap berada dalam zona lima besar.

Kapten Persib, Marc Klok, menegaskan tekanan yang diberikan Borneo FC menuntut timnya untuk tetap fokus pada setiap laga. Ia menambahkan, “Kami harus melihat diri kami sendiri dan melakukan apa yang harus kami lakukan,” sebagai seruan motivasi.

Persib berhasil menumbangkan Bali United 3-2 meski harus bertahan dengan 10 pemain sejak menit ke‑65, menunjukkan ketangguhan mental di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Gol penentu datang dari serangan set‑piece yang memberi napas baru bagi tim.

Klok mengingatkan rekan‑semaranya bahwa Borneo FC terus menekan, sehingga Persib tidak boleh lengah. “Setiap pekan kami selalu bilang, kami akan fokus dari satu laga ke laga lainnya,” ujarnya dalam konferensi pers.

Jadwal selanjutnya menempatkan Persib melawan Dewa United pada Senin, 20 April 2026, di Banten International Stadium. Pertandingan ini menjadi ujian penting menjelang akhir musim, mengingat Dewa United baru saja mengalahkan Malut United 2‑1.

Alex Martins mencetak dua gol (brace) untuk Dewa United dalam kemenangan melawan Malut United, menambah profil serangannya menjelang pertemuan dengan Persib. Tim asuhan Jan Olde Riekerink kini menempati posisi tengah klasemen dengan 48 poin.

Sementara Borneo FC mempertahankan jarak empat poin dari Persib, mereka juga berhasil menambah selisih poin atas Persija yang berada di posisi ketiga. Konsistensi hasil positif memperkuat peluang Pesut Etam untuk menantang gelar juara pada sisa pertandingan.

Persija Jakarta, yang berada di peringkat ketiga, menyampaikan sikap ikhlas sekaligus fokus pada pembangunan tim jangka panjang. Manajer mereka menegaskan pentingnya memanfaatkan peluang yang ada tanpa mengkhawatirkan dominasi Persib atau Borneo.

Liga 1 2025/2026 kini memasuki fase akhir dengan 34 pekan kompetisi, di mana setiap poin sangat berharga bagi empat tim papan atas. Persaingan ketat ini menandai era baru kompetisi yang lebih seimbang dibandingkan musim sebelumnya.

Statistik sementara menunjukkan Persib memimpin dengan 66 poin, diikuti Borneo FC 62 poin, Persija 55 poin, dan Bali United 50 poin. Selisih gol dan performa pertahanan menjadi faktor penentu dalam pertempuran memperebutkan gelar.

Dengan hanya tujuh laga tersisa, Borneo FC memiliki peluang realistis untuk merebut gelar pertama mereka, sementara Persib harus mengamankan poin maksimal untuk mempertahankan puncak. Pertarungan akhir pekan mendatang akan menentukan apakah sinyal mukjizat Borneo FC akan menjadi kenyataan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.