Media Kampung – 14 April 2026 | Manajer Brighton, Fabian Hürzeler, menegaskan keyakinannya bahwa bek kiri Belanda, Mats Wieffer, pantas masuk dalam skuad Piala Dunia 2026 setelah penampilan impresif di liga Inggris.
Hürzeler, yang sebelumnya melatih tim Union Berlin di Bundesliga sebelum pindah ke Premier League pada musim 2024/2025, menyebut Wieffer sebagai salah satu pemain Belanda terbaik di dunia saat ini.
Pujian tersebut muncul usai pertandingan melawan Burnley pada akhir pekan lalu, ketika Wieffer mencetak dua gol sekaligus membantu Brighton meraih kemenangan 2-0 di Old Trafford.
Statistik menunjukkan Wieffer telah menambah dua gol pertamanya di kompetisi musim ini, meningkatkan total golnya menjadi tiga sejak bergabung dengan klub pada Januari 2024.
Sebelum menjejakkan kaki di Selandia, Wieffer menghabiskan tiga musim di Feyenoord, mencatat 79 penampilan dan berkontribusi pada dua gelar liga Belanda.
Karier internasionalnya dimulai pada tahun 2023, dan hingga kini ia telah mengumpulkan lebih dari sepuluh cap bersama tim nasional Belanda.
Hürzeler menambahkan, “Menurut saya, Mats adalah pemain yang sangat konsisten, memiliki kemampuan bertahan dan menyerang yang seimbang, sehingga layak mendapatkan panggilan ke Piala Dunia.”
Ia menekankan pentingnya performa konsisten di level klub untuk mendapatkan kepercayaan pelatih Timnas Belanda, Ronald Koeman.
Dalam lima puluh dua penampilan bersama Brighton, Wieffer mencatat tiga gol dan tujuh assist, menunjukkan kontribusi signifikan di lini serang maupun pertahanan.
Kecepatan, kemampuan membaca permainan, serta keuletan dalam duel satu lawan satu menjadi poin utama yang dipuji oleh Hürzeler.
Piala Dunia 2026 akan diselenggarakan secara bersama oleh Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, dan tim Belanda diperkirakan menargetkan posisi tiga besar.
Jika terpilih, Wieffer akan menjadi pemain berusia 27 tahun pertama yang mewakili negara asalnya di turnamen tersebut sejak debut internasionalnya.
Pengakuan Hürzeler juga memperkuat posisi Wieffer dalam persaingan dengan bek kiri lain seperti Denzel Dumfries dan Nathan Aké yang juga menjadi kandidat utama.
Sejumlah analis sepak bola menganggap bahwa fleksibilitas Wieffer dalam bermain sebagai bek tengah atau fullback membuatnya menjadi aset berharga bagi skuad nasional.
Di sisi lain, Brighton saat ini berada di posisi tengah klasemen Premier League, dengan fokus pada pertahanan yang solid dan serangan yang terorganisir.
Keberhasilan Wieffer di Brighton diharapkan dapat menginspirasi rekan-rekannya untuk meningkatkan kualitas tim secara keseluruhan.
Hürzeler menutup pernyataannya dengan harapan bahwa Wieffer akan terus menunjukkan performa tinggi dan membantu Brighton meraih hasil positif di sisa musim.
Jika Wieffer terpilih, ia akan menjadi contoh sukses pemain Belanda yang berkembang di luar negeri dan kembali memberi kontribusi besar bagi tim nasional.
Berita ini menandai momentum penting bagi karier Wieffer, sekaligus menegaskan peran penting pelatih asing seperti Hürzeler dalam mengembangkan bakat internasional di Premier League.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan