Media Kampung – 12 April 2026 | Timnas U17 Indonesia akan menempuh laga pembuka melawan Timor Leste pada Senin 13 April 2026 di Stadion Gelora Joko Samudro Gresik, menandai komitmen pelatih Kurniawan Dwi Yulianto untuk menanamkan mentalitas juara sejak pertandingan pertama.
Turnamen ASEAN U17 Championship 2026, yang juga dikenal sebagai Piala AFF U17 2026, berfungsi sebagai batu loncatan penting menuju Piala Asia U‑17 2026 yang akan digelar di Arab Saudi, dengan format yang menuntut tiga juara grup dan satu runner‑up terbaik melaju ke semifinal.
Grup A terdiri atas Indonesia, Vietnam, Malaysia, dan Timor Leste, sehingga setiap poin menjadi krusial; pertandingan melawan Timor Leste dijadwalkan pukul 19.30 WIB dan akan disiarkan secara langsung melalui Indosiar serta platform streaming Vidio.
Kurniawan Dwi Yulianto menegaskan bahwa fokus utama tim adalah membangun mentalitas pemenang, ia menyatakan, “Setiap laga kami perlakukan seperti final, karena tekanan di level internasional tidak boleh mengurangi rasa percaya diri pemain muda.”
Untuk mengurangi beban psikologis, pelatih mengandalkan tim pendukung yang meliputi psikolog dan staf kebugaran, serta menciptakan suasana latihan yang lebih rileks tanpa mengorbankan intensitas taktik.
Di lini serang, Mierza Firjatullah menjadi sosok kunci setelah mencetak empat gol pada Piala AFF U17 2024, dan ia diperkirakan akan menjadi ujung tombak serangan Garuda Muda bersama rekan-rekannya yang baru terpilih.
Timor Leste, dipandu oleh Emral Abus, melihat turnamen ini sebagai peluang emas untuk menguji kemampuan pemainnya, namun pengalaman internasional mereka masih terbatas dibandingkan lawan grup lainnya.
Secara taktis, Indonesia diharapkan menguasai penguasaan bola dan menciptakan peluang lewat serangan sayap, namun pelatih menekankan pentingnya disiplin pertahanan agar tidak memberi ruang bagi lawan.
Prestasi terakhir Indonesia pada edisi 2024 berakhir di posisi ketiga setelah kalah 3‑5 melawan Australia di semifinal dan menang 5‑0 atas Vietnam pada pertandingan perebutan tempat ketiga, menunjukkan kemampuan tim untuk bangkit setelah kekalahan.
Kurniawan menambahkan, “Turnamen ini juga bagian dari persiapan menuju AFC Cup, sehingga fokus, semangat juang, dan mental pemenang menjadi prioritas utama bagi kami.”
Berada di kandang sendiri memberi keunggulan dukungan suporter, namun juga menambah ekspektasi tinggi; pelatih menyadari tekanan tersebut dan berupaya mengubahnya menjadi motivasi positif bagi pemain.
Timnas U17 Indonesia melakukan sesi latihan terakhir di Stadion Gelora 10 November Tambaksari Surabaya pada Kamis 9 April 2026, dengan penekanan pada penyempurnaan pola serangan dan koordinasi pertahanan.
Menjelang pertandingan, harapan utama tim adalah mengamankan tiga poin melawan Timor Leste, yang akan membuka peluang kuat untuk melaju ke fase knockout dan menegaskan kembali tradisi keberhasilan Garuda Muda di tingkat regional.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.














Tinggalkan Balasan