Media Kampung – Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) resmi menunjuk Antonio Conte sebagai pelatih kepala Timnas Italia untuk proyek jangka panjang. Mantan pelatih Juventus, Chelsea, dan Napoli itu dikontrak selama empat tahun, tepatnya hingga gelaran Piala Dunia 2030 yang akan berlangsung di Spanyol, Portugal, dan Maroko.
Keputusan ini diambil setelah Italia mengalami kegagalan lolos ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun. Kekalahan dari Bosnia-Herzegovina di babak play-off menjadi pukulan telak bagi sepak bola Italia. FIGC pun menilai perlu adanya stabilitas dan perombakan budaya sepak bola secara menyeluruh.
Rekam Jejak Conte dan Sinyal Kembali
Conte sebelumnya menangani Italia pada 2014-2016. Prestasi terbaiknya adalah saat Euro 2016, di mana ia sukses mengalahkan Spanyol dan hanya kalah adu penalti dari Jerman, meskipun materi pemain saat itu dianggap terbatas. Sinyal kembalinya Conte sudah terlihat sejak April lalu. Dalam wawancara dengan The Associated Press, ia mengatakan, “Jika saya adalah presiden federasi, saya akan mempertimbangkan diri saya sendiri. Saya sudah pernah bersama tim nasional dan saya tahu bagaimana rasanya.”
Proyek Jangka Panjang Menuju 2030
Kontrak hingga 2030 dirancang untuk memberikan waktu yang cukup bagi Conte menerapkan metodologi rigorusnya tanpa tekanan hasil instan. FIGC ingin membangun fondasi skuad yang solid dari dasar. Langkah ini menjadi bagian dari perombakan budaya sepak bola Italia setelah rentetan hasil buruk. Dengan pengalaman dan karakter kuatnya, Conte diharapkan mampu mengembalikan kejayaan Gli Azzurri di panggung dunia.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan