Media Kampung – Timnas Belanda sukses melanjutkan rekor positif mereka di ajang Piala Dunia. Skuad asuhan Ronald Koeman tampil beringas dengan menggilas Swedia lewat kemenangan telak 5-1 pada laga kedua Grup F Piala Dunia 2026 di Houston Stadium, Minggu (21/6) dini hari WIB.
Usai imbang 2-2 melawan Jepang, Belanda pesta gol ke gawang Swedia. Cody Gakpo dan Brian Brobbey menjadi bintang kemenangan dengan performa trengginas. Belanda mendominasi dengan 52 persen penguasaan bola dan bermain efektif, meski Swedia melepaskan 21 tembakan (10 tepat sasaran) dari 48 persen penguasaan bola.
Rekor dan Kepercayaan Diri Belanda
Kemenangan ini sekaligus menjadi momen kebangkitan impresif De Oranje. Kini Belanda nyaman duduk di puncak klasemen Grup F dengan torehan empat poin. Lebih dari itu, Belanda mencatatkan sejarah dengan catatan laga tak pernah kalah (unbeaten) di Piala Dunia sebanyak 14 laga. Belanda tak pernah kalah sejak final pada 2010 kontra Spanyol (dengan adu penalti dinilai sebagai hasil imbang).
Rekor itu mengangkat kepercayaan diri Belanda. Pelatih Ronald Koeman merasa sangat lega melihat respons positif yang ditunjukkan anak asuhnya di lapangan. “Bisa jadi cara kami bermain membangun kepercayaan diri. Tentu saja ada banyak tekanan pada tim,” ujar Koeman dikutip dari ESPN. Beban berat tersebut tak lepas dari hasil minor di laga perdana lalu kontra Jepang. “Terutama karena hasil imbang di pertandingan pertama, tetapi sekarang kami memiliki sedikit lebih banyak ketenangan pikiran dengan empat poin,” tambah Koeman. “Ada satu pertandingan (tersisa) di fase grup, dan Anda dapat membangun dari apa yang terjadi sekarang. Itu sangat bagus. Tim lain tahu kami bisa berbahaya,” tegasnya.
Mimpi Buruk Skuad Swedia
Di sisi lain, kekalahan telak ini menjadi noda hitam bagi sejarah sepak bola Swedia. Ini merupakan hasil terburuk mereka di panggung Piala Dunia sejak dibantai oleh Brasil dengan skor 1-7 pada edisi 1950 silam. Pelatih Swedia, Graham Potter, mencoba mengambil pelajaran berharga dari pembantaian ini. “Mungkin itu adalah pengalaman yang harus kami lalui. Ini adalah pertandingan besar, kesempatan besar, dengan tim muda yang sedang berkembang. Mungkin itu menjadi tantangan bagi kami,” imbuh Potter.
Potter mengakui keunggulan kualitas lawan, meski merasa skor akhirnya sedikit berlebihan. “Saya pikir skornya sedikit kejam bagi kami. Itu bukan berarti kami pantas memenangi pertandingan, tentu saja. Belanda bermain sangat baik, mereka pantas menang, tetapi kami harus mengambil sisi positifnya,” pungkasnya.
Dengan hasil ini, Belanda tinggal membutuhkan satu hasil imbang di laga terakhir fase grup untuk memastikan lolos ke babak 32 besar. Sementara Swedia harus berjuang keras untuk menjaga asa melaju ke fase berikutnya.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan