Media Kampung – Livano Comenencia menjadi pahlawan bagi Curacao setelah mencetak gol pertama negara itu di Piala Dunia 2026. Pemain berusia 22 tahun itu mencatatkan sejarah pada laga Grup E melawan Jerman, meski timnya harus kalah telak 7-1.
Gol tersebut tercipta pada menit ke-21 memanfaatkan bola liar di kotak penalti. Comenencia melepaskan tembakan yang membuat pendukung Curacao bersorak. ‘Rasanya luar biasa karena mimpi saya benar-benar menjadi kenyataan,’ ujarnya kepada US Today.
Pemain bernama lengkap Livano Shyron Liomar Comenencia lahir di Breda, Belanda, pada 3 Februari 2004. Dengan tinggi 1,85 meter, ia dikenal memiliki fisik kuat, kecepatan, dan kemampuan menyerang dari sisi lapangan.
Karier sepak bolanya dimulai di akademi PSV Eindhoven, kemudian berlanjut ke Juventus Next Gen di Italia. Pengalaman di Italia menjadi langkah penting sebelum akhirnya bergabung dengan FC Zurich pada Agustus 2025. Di klub Liga Super Swiss itu, Comenencia berhasil menjadi pemain reguler.
Meski lahir dan besar di Belanda, Comenencia memilih membela Curacao melalui garis keturunan keluarga. Keputusan itu menjadi kunci perjalanan internasionalnya. Ia sudah mengoleksi lebih dari 15 penampilan dan menjadi bagian penting generasi yang membawa Curacao lolos ke Piala Dunia 2026 untuk pertama kalinya, dengan catatan kualifikasi tanpa kekalahan.
Peran Comenencia sangat krusial, termasuk saat mengamankan hasil penting atas Jamaika yang memastikan tiket ke putaran final. Kini, di usia 22 tahun, ia tidak hanya dikenal sebagai pemain muda berbakat, tetapi juga sosok yang mengukir momen bersejarah bagi sepak bola Curacao.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan