Media Kampung – Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda merilis data terbaru ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di seluruh SPBU yang beroperasi di wilayah tersebut. Data per 12 Juni 2026 menunjukkan bahwa total pasokan BBM di Lumajang masih mencukupi, dengan Pertalite menjadi jenis yang paling banyak tersedia.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setda Kabupaten Lumajang, Aksanul Inam, mengungkapkan data tersebut merupakan hasil pemantauan rutin pemerintah daerah terhadap kondisi pasokan energi. Menurutnya, informasi ini penting untuk mengevaluasi distribusi BBM dan memastikan ketersediaan di setiap SPBU.
Berdasarkan data yang dihimpun, total ketersediaan Pertalite tercatat sebesar 231.352 liter. Sementara itu, Pertamax tersedia sebanyak 226.628 liter, Biosolar 189.924 liter, Pertamax Turbo 62.642 liter, Pertamina Dex 62.560 liter, dan Dexlite hanya 1.024 liter. Perbedaan jumlah stok antar jenis BBM ini mencerminkan karakteristik distribusi dan kebutuhan masyarakat.
Aksan menjelaskan bahwa jumlah stok di masing-masing SPBU bisa berbeda karena dipengaruhi kapasitas penyimpanan, jenis layanan, dan pola konsumsi di setiap wilayah. Karena itu, data ketersediaan BBM bersifat dinamis dan dapat berubah seiring proses distribusi serta permintaan konsumen. Pemerintah daerah terus memantau perkembangan ini untuk mengantisipasi potensi kelangkaan.
Keterbukaan informasi mengenai data ketersediaan BBM dinilai penting untuk memberikan pemahaman yang lebih baik kepada masyarakat. Pemerintah Kabupaten Lumajang berharap data ini dapat menjadi acuan bagi warga dalam merencanakan kebutuhan BBM, sekaligus memperkuat koordinasi dengan pihak terkait demi kelancaran distribusi energi di wilayah tersebut.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan