Media Kampung – Marcus Smart menunjukkan nilai penting kesempatan kedua dengan membantu Los Angeles Lakers merebut keunggulan 2-0 dalam seri playoff melawan Houston Rockets.

Pertandingan Game 2 berlangsung pada 22 April 2026 di Staples Center, di mana Smart mencetak 25 poin dengan akurasi 8‑of‑13 tembakan, termasuk 5‑of‑7 dari garis tiga angka.

Selain poin, ia menambahkan tujuh assist, lima steal, dan satu blok, serta berhasil menahan Kevin Durant hanya 23 poin, dengan hanya satu tembakan berhasil dari lima percobaan di babak kedua.

Durant, yang baru kembali dari cedera lutut kanan, juga melakukan sembilan turnover, sementara Smart menyebut perannya “oh s‑t” dalam menggoda lawan.

Lakers mengakhiri pertandingan dengan skor 101‑94, dan Smart menjadi pemain dengan poin terbanyak setelah LeBron James yang mencetak 28 poin.

Pelatih Lakers JJ Redick memuji penampilan Smart, menyatakan “Smart memiliki permainan yang mematikan hari ini” dan menekankan kontribusinya dalam membangun kepercayaan tim.

Redick sebelumnya menugaskan Smart untuk mengangkat moral tim setelah cedera Luka Dončić dan Austin Reaves yang membuat mereka kehilangan dua pencetak poin utama.

Smart menanggapi tantangan tersebut dengan mengatakan bahwa kepercayaan yang diberikan kepadanya oleh Redick dan rekan‑rekan memperkuat tekadnya untuk membuktikan diri.

Smart menandatangani kontrak dua tahun senilai $11 juta dengan Lakers pada Juli 2025 setelah dibeli kembali dari Washington Wizards.

Sebelumnya, Smart pernah dinobatkan Defensive Player of the Year pada 2022, namun dua musim terakhir bersama Memphis Grizzlies dan Wizards terganggu cedera.

Kesempatan kedua di Los Angeles menjadi titik balik kariernya, terutama setelah penurunan performa pada musim-musim sebelumnya.

Dalam fase akhir pertandingan, Smart berhasil mencuri bola dari Durant dan mengoper ke LeBron James yang berhasil memancing foul lawan.

Ia juga mengamati kerja keras rekan setim Jaxson Hayes, memberi isyarat apresiasi dengan menunjuk ke Hayes setelah Hayes menyelamatkan bola dalam situasi krusial.

Smart mengungkapkan, “Saya ingin dia tahu, saya ingin semua orang tahu, kerja kerasnya pantas dihargai,” menegaskan pentingnya pengakuan atas usaha kecil.

Statistik pertahanan Lakers menunjukkan mereka menahan Rockets di bawah 100 poin dalam dua pertandingan beruntun.

Smart juga mencatatkan satu lob menakjubkan kepada Deandre Ayton, menambah dimensi ofensif tim.

Penampilan ini merupakan poin playoff tertinggi Smart sejak 2020, menandai kembali kebangkitan performa pada panggung besar.

Dengan kemenangan ini, Lakers menegaskan posisi mereka sebagai tim yang lebih terhubung secara mental dan taktik, berkat kontribusi Smart di sisi pertahanan dan serangan.

Ke depan, Lakers berharap Smart dapat terus menjadi penggerak utama dalam menghadapi tantangan playoff selanjutnya.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.