Media Kampung – 12 April 2026 | Bupati Jember Muhammad Fawait melakukan peninjauan langsung terhadap progres pembangunan Foodstreet di Jalan Kartini, Kelurahan Kepatihan, pada Sabtu sore, 11 April 2024, dan menegaskan target penyelesaian pada akhir tahun ini.

Kunjungan tersebut bertujuan memantau kemajuan konstruksi zona kuliner yang telah dimulai awal tahun, serta memastikan bahwa semua tahapan masih berada pada jalur yang telah ditetapkan.

Gus Fawait menilai bahwa pekerjaan struktural, termasuk pengaspalan, pemasangan trotoar, dan pembangunan kios, sudah berjalan on track, namun ia menekankan perlunya percepatan di titik‑titik kritis untuk menghindari penundaan.

Ia menambahkan bahwa kualitas bangunan dan estetika arsitektur menjadi prioritas utama, karena kawasan ini direncanakan menjadi ikon wisata baru yang dapat menarik pengunjung dari luar kota.

“Kalau sekadar membangun jalan itu mudah, tinggal aspal atau beton. Namun, karena kawasan ini dirancang sebagai magnet wisata kuliner, dibutuhkan ketelitian dan proses yang matang,” ujar Gus Fawait dalam sambutan singkatnya.

Selain infrastruktur fisik, tim proyek juga memperhatikan standar higienitas, pencahayaan, serta penyediaan fasilitas pendukung seperti tempat sampah, toilet umum, dan area hijau yang dirancang untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung.

Untuk mengantisipasi potensi kemacetan pada saat Foodstreet beroperasi penuh, Pemerintah Kabupaten Jember tengah menyelesaikan skema rekayasa lalu lintas yang mencakup penambahan jalur sepeda, pengaturan lampu lalu lintas, dan penataan parkir terbuka di sekitar kawasan.

Gus Fawait menekankan bahwa proyek ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan stimulus ekonomi bagi UMKM lokal yang diharapkan dapat naik kelas melalui peningkatan visibilitas dan akses pasar.

Ia menyatakan bahwa dukungan fasilitas modern akan memungkinkan pedagang makanan tradisional dan inovatif untuk bersaing secara sehat, sekaligus memperkuat citra Jember sebagai destinasi kuliner yang kontemporer.

Sejumlah pelaku usaha UMKM yang hadir pada acara peninjauan menyampaikan antusiasme tinggi, dengan harapan bahwa fasilitas baru akan memperluas basis pelanggan dan meningkatkan pendapatan.

Pemerintah Kabupaten Jember juga mengalokasikan dana khusus untuk program pelatihan kebersihan dan manajemen usaha bagi para pedagang yang akan beroperasi di Foodstreet, guna memastikan standar layanan yang konsisten.

Dalam konteks pembangunan kota, proyek Foodstreet Jalan Kartini menjadi bagian dari rencana revitalisasi pusat kota yang mencakup perbaikan jaringan transportasi, penataan ruang publik, dan peningkatan keamanan lingkungan.

Gus Fawait menutup kunjungan dengan menegaskan komitmen untuk tidak mengorbankan kualitas demi kecepatan, serta memastikan bahwa semua elemen proyek selesai tepat waktu dan dapat dinikmati masyarakat pada akhir tahun 2024.

Hingga kini, progres pembangunan tetap berada pada jalur yang dijadwalkan, dengan estimasi penyelesaian akhir tahun masih realistis menurut tim teknis proyek.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.