Media Kampung – Polisi Kano bersama dengan Pasukan Tugas Gabungan Militer berhasil mengamankan 67 sapi yang diduga hasil pencurian di wilayah Gwarzo, Kano. Operasi ini dilakukan setelah mendapat informasi intelijen yang mengindikasikan adanya serangan dari kawanan pencuri ternak di beberapa desa sekitar Gwarzo pada 6 Mei lalu.

Berdasarkan pernyataan resmi dari juru bicara Kepolisian Kano, Abdullahi Haruna Kiyawa, tim gabungan dari Kepolisian Divisi Gwarzo dan Pasukan Militer segera dikerahkan ke lokasi setelah menerima laporan tersebut. Saat melakukan penyerangan, para pelaku melakukan perlawanan dengan tembakan, namun akhirnya berhasil dikalahkan oleh tim keamanan yang memiliki keunggulan taktis dan persenjataan.

Akibat tekanan dari kekuatan yang lebih besar, para pelaku pencurian terpaksa meninggalkan ternak curian dan melarikan diri keluar wilayah negara bagian Kano. Dalam operasi tersebut, petugas berhasil menyita 67 ekor sapi, satu ekor keledai, dan satu ekor domba yang kemudian diamankan di kantor polisi Gwarzo.

Setelah melalui proses identifikasi dan verifikasi, ternak yang disita tersebut dikembalikan kepada pemiliknya secara resmi pada 7 Mei lalu. Penyerahan dilakukan melalui kepala distrik setempat dan disaksikan oleh Ketua Pemerintah Lokal Gwarzo.

Kepolisian juga menyatakan bahwa upaya untuk menangkap para pelaku yang masih buron terus dilakukan. Operasi intelijen dan pengawasan di wilayah terdampak juga diperketat guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.