Media Kampung, Boyolali – Polisi Boyolali berhasil menangkap seorang pria berinisial J (27) yang diduga melakukan penembakan terhadap tukang tambal ban bernama Panji Suherman (23) di Jalan Pandanaran, Kecamatan Boyolali, Jawa Tengah. Penangkapan dilakukan di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Selasa dini hari, 13 Oktober 2026.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Boyolali, AKP Indra Wira Saputra, menyatakan bahwa pelaku masih dalam pemeriksaan untuk menggali motif dan kronologi penembakan tersebut. “Pelaku penembakan tukang tambal ban telah kita amankan. Pelaku J (27) masih menjalani pemeriksaan untuk mengungkap secara utuh motif maupun kronologi penembakan terhadap Panji,” ungkap Indra pada Rabu, 14 Oktober 2026.
Indra menjelaskan bahwa J membeli senjata jenis air gun secara cash on delivery (COD) sekitar dua tahun lalu. Polisi masih mendalami latar belakang aksi penembakan tersebut. “Pelaku mendapatkan senjata air gun dengan membeli COD. Barang itu dibeli dua tahun lalu,” tambahnya.
J diketahui memiliki hobi terhadap senjata jenis air gun yang dibelinya dengan harga sekitar Rp 5 juta. Ia bekerja sebagai karyawan swasta dan tidak memiliki hubungan pribadi dengan korban. “Antara pelaku dan korban ini tidak memiliki hubungan maupun persoalan (dendam),” jelasnya.
Namun, polisi menduga bahwa penembakan tersebut merupakan pelampiasan kekesalan J terkait masalah utang dengan kakak Panji. Indra menyebutkan bahwa J dan kakak Panji pernah berbisnis bersama di bidang servis telepon seluler pada tahun 2024, namun usaha itu gagal dan menyebabkan J merugi.
Persoalan tersebut kemudian berkembang menjadi masalah utang-piutang. “J merasa sakit hati karena uang investasinya tidak kembali dan terus menagih kepada korban yang tidak tahu apa-apa soal utang itu,” pungkasnya.
Sekilas mengenai kejadian, Panji Suherman ditembak saat beristirahat di kios tambal ban miliknya pada Sabtu, 10 Oktober 2026 sekitar pukul 11.45 WIB. Kapolres Boyolali, AKBP Indra Maulana Saputra, menjelaskan bahwa seorang pria mendatangi korban dan menodongkan senjata yang diduga jenis air softgun, kemudian melepaskan lima tembakan yang mengenai beberapa bagian tubuh Panji. Setelah itu, pelaku melarikan diri menggunakan sepeda motor matik berwarna putih.
Akibat penembakan tersebut, Panji mengalami luka di sejumlah bagian tubuh dan dirawat di RSU Hidayah Boyolali. Satu proyektil gotri sempat bersarang di pipi kirinya.













