Media Kampung, Kendal – Identitas mayat pria tanpa identitas yang ditemukan dalam kondisi terborgol di sebuah gedung kosong bekas SPPG di Desa Kebonadem, Kecamatan Brangsong, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, akhirnya terungkap. Korban bernama Donna Nuzulul Aditya, berusia 29 tahun, yang merupakan warga Sarirejo, Kaliwungu, Kabupaten Kendal. Kapolres Kendal, AKBP Ratna Quratul Ainy, menyampaikan bahwa korban diduga telah meninggal dunia antara 5 hingga 10 hari sebelum ditemukan. “Berdasarkan pemeriksaan, diperkirakan korban telah meninggal dunia sejak 5 hingga 10 hari yang lalu,” ungkap Ratna pada Selasa (6/10). Hasil autopsi menunjukkan bahwa penyebab kematian korban adalah hantaman benda tumpul di bagian kepala. “Dari hasil autopsi yang dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara TK II Semarang, diketahui bahwa korban meninggal dunia akibat adanya bekas luka yang disebabkan oleh hantaman benda tumpul di bagian kepala,” jelasnya. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus pembunuhan ini dan mencari pelaku serta motif di balik tindakan tersebut. “Satreskrim Polres Kendal masih terus mendalami kasus ini untuk memburu pelaku dan mengungkap motif di balik dugaan tindak pidana pembunuhan tersebut,” tegas Ratna. Ia juga mengimbau kepada masyarakat yang memiliki informasi mengenai kejadian ini, atau aktivitas korban sebelum ditemukan, untuk melapor ke Polres Kendal, agar dapat membantu proses penyelidikan yang sedang berlangsung. Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang juru parkir bernama Eko Mulyono, yang mencium bau busuk dari gedung kosong tersebut selama dua hari terakhir. Setelah mengajak dua saksi lainnya untuk memeriksa, mereka menemukan mayat pria tanpa identitas di lantai dua dengan kondisi tangan terborgol di teralis jendela dan bercak darah di sekitarnya.