Media Kampung – Angka perceraian di Indonesia, khususnya di Jawa Timur, masih tinggi. Faktor ekonomi, ketidakharmonisan, dan perselingkuhan menjadi penyebab utama. Keluarga muda dengan usia pernikahan 0-7 tahun paling rentan. Untuk itu, penguatan ketahanan keluarga menjadi strategi kunci dalam mencegah perceraian.

Hal ini mengemuka dalam kegiatan bertajuk “Ketahanan Keluarga sebagai Strategi Pencegahan Perceraian dalam Pembangunan Rumah Tangga” yang digelar bagi peserta se-wilayah kerja Bakorwil III Jawa Timur. H. Ahmad Najib, S.Ag., M.HI, Penghulu Ahli Madya sekaligus Ketua Tim Kepenghuluan dan Keluarga Sakinah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, menjadi narasumber utama.

Dalam paparannya, Ahmad Najib menekankan bahwa ketahanan keluarga harus menjadi perhatian bersama. “Keluarga yang memiliki fondasi kuat, komunikasi yang baik, dan pemahaman antar pasangan akan lebih mampu menghadapi berbagai tantangan rumah tangga sehingga risiko perceraian dapat diminimalkan,” ujarnya, Selasa (23/6/2026).

Ia juga menyoroti bahwa mayoritas pengajuan perceraian dalam beberapa tahun terakhir didominasi oleh cerai gugat. Kondisi ini menunjukkan perlunya peningkatan pemahaman pasangan suami istri dalam mengelola konflik, membangun komunikasi sehat, dan memperkuat nilai-nilai keluarga sejak awal pernikahan.

Ahmad Najib memaparkan sejumlah ciri pasangan yang memiliki perkawinan bahagia, antara lain: masing-masing individu memiliki kemandirian dan kematangan pribadi, mampu mencintai diri sendiri dan pasangan, menikmati waktu bersama maupun sendiri, serta mampu mengekspresikan diri secara asertif. “Perkawinan yang bahagia bukan berarti tanpa masalah, tetapi pasangan mampu bekerja sama, saling memahami, dan menjadikan satu sama lain sebagai sahabat sekaligus pasangan hidup,” jelasnya.

Ia menambahkan, pembangunan rumah tangga harmonis membutuhkan komitmen, komunikasi terbuka, dan kesadaran untuk terus bertumbuh bersama. Oleh karena itu, ketahanan keluarga perlu dibangun sejak dini sebagai investasi jangka panjang dalam menciptakan keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan wawasan dan kesadaran masyarakat akan pentingnya ketahanan keluarga sebagai fondasi utama dalam mencegah perceraian serta mewujudkan rumah tangga harmonis dan sejahtera di wilayah kerja Bakorwil III Jawa Timur.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.