Media Kampung – Akun Instagram Ahmad Dhani yang terverifikasi resmi mengalami peretasan pada Rabu, 6 Mei 2026, dan tiba‑tiba berubah menjadi sarana penjualan emas serta iPhone murah.

Peretasan tersebut terdeteksi ketika seluruh unggahan, jumlah pengikut, dan daftar yang diikuti pada akun @ahmaddhaniofficial menjadi nol, kemudian muncul postingan foto batangan emas Antam dan ponsel iPhone dengan harga miring.

Ahmad Dhani mengonfirmasi kejadian itu dalam sebuah siaran pers, menegaskan bahwa akun berstatus verified seharusnya dilindungi oleh sistem keamanan berlapis Meta.

“Kejadian peretasan terhadap akun resmi yang telah terverifikasi di platform Meta merupakan kegagalan serius dalam sistem keamanan digital yang tidak bisa dianggap sepele,” tulis Dhani.

Dia menambahkan keheranannya karena akun tersebut sudah mengaktifkan two‑step verification, sebuah mekanisme yang biasanya dianggap cukup kuat untuk mencegah akses tidak sah.

Dhani menuntut penjelasan terbuka dari para ahli keamanan siber serta tanggung jawab penuh dari pihak Meta atas kelemahan yang terungkap.

Pernyataan tersebut juga menyoroti potensi kerugian bagi pengikut yang mungkin tertipu oleh iklan palsu penjualan emas dan iPhone yang diposting oleh peretas.

Para saksi digital mencatat bahwa konten penjualan tersebut muncul dalam waktu kurang dari satu jam setelah akun kembali aktif, menandakan kontrol penuh telah diambil alih.

Sebelum peretasan, akun Ahmad Dhani sempat menjadi sorotan karena unggahan pribadi yang menyinggung mantan istrinya, Maia Estianty, yang kemudian memicu perdebatan publik.

Kontroversi tersebut berakhir ketika akun sempat menghilang pada 3 Mei 2026, namun kembali muncul dengan tampilan yang sama sekali berbeda pada 6 Mei.

Pengamat media sosial menyatakan bahwa peretasan akun selebriti berstatus verified biasanya memerlukan akses ke email atau nomor telepon yang terhubung, meski rincian teknis belum dipublikasikan.

Meta belum memberikan komentar resmi mengenai insiden ini, tetapi diperkirakan tim keamanan internal akan melakukan audit menyeluruh terhadap mekanisme verifikasi akun.

Jika tidak ditangani, insiden serupa dapat menurunkan kepercayaan publik terhadap platform media sosial, khususnya bagi para pengguna yang mengandalkan verifikasi sebagai jaminan keamanan.

Sementara itu, tim hukum Ahmad Dhani menyiapkan langkah hukum terhadap pihak yang terbukti menyalahgunakan identitas digital sang musisi.

Perkembangan terbaru menunjukkan bahwa akun masih berada di bawah kontrol peretas, dan belum ada tanda-tanda pemulihan konten asli atau pengembalian follower yang hilang.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.