Media KampungJorge R. Gutierrez, sutradara film The Book of Life dan kreator El Tigre, menerima kritik keras setelah mengumumkan keterlibatannya dalam proyek serial animasi berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk Amazon. Pengumuman ini muncul seiring peluncuran dana kreator AI oleh Amazon yang mendorong penggunaan teknologi tersebut dalam produksi film dan acara TV.

Gutierrez, yang sebelumnya menentang penggunaan AI dalam animasi karena khawatir akan merusak ekosistem kreatif, kini tengah mengerjakan serial berjudul Punky Duck dengan metode animasi AI. Pada 2024, ia pernah menyatakan bahwa AI menghambat perkembangan para animator baru yang belajar lewat pengalaman dan kerja sama tim, sehingga generasi kreator berikutnya berisiko kehilangan kesempatan menciptakan karya asli.

Keputusan Gutierrez untuk menggunakan AI menuai kekecewaan luas dari penggemar setianya. Beberapa mengungkapkan perasaan dikhianati karena ia sebelumnya vokal menolak AI dan memiliki sejumlah proyek animasi orisinal yang dinantikan. Mereka menilai langkahnya mengejar keuntungan finansial sekaligus mengorbankan nilai-nilai artistik yang selama ini dipegang teguh.

Sayangnya, kritik yang disampaikan sebagian penggemar melampaui batas hingga mengarah pada ancaman serius terhadap Gutierrez dan keluarganya. Gutierrez menegaskan akan melaporkan setiap ancaman pembunuhan yang diterimanya, termasuk yang ditujukan kepada istri dan anaknya. Ia tetap membuka ruang kritik namun meminta agar keluarganya tidak diganggu.

Salah satu penggemar menyampaikan keinginan untuk memahami perubahan sikap Gutierrez, mengingat ia adalah salah satu dari sedikit kreator yang menolak AI secara tegas. Penggemar lain menyatakan rasa sakit hati atas keputusan ini karena karya Gutierrez selalu membawa suara unik dan mengangkat kreator kreatif, terutama dari Meksiko.

Gutierrez membela pilihannya dengan mengungkapkan bahwa proyek ini adalah eksperimen besar baginya, dengan harapan teknologi AI dapat dikendalikan oleh seniman, bukan sebaliknya. Ia menuturkan bahwa serial Punky Duck disetujui dalam waktu singkat, menandakan peluang langka untuk menciptakan karya orisinal di era industri saat ini.

Amazon sendiri tidak lepas dari kontroversi terkait AI, seperti insiden tahun lalu saat mereka menarik ulang rangkuman episode Fallout yang dihasilkan AI karena kesalahan dalam detail cerita. Kasus Gutierrez menyoroti ketegangan antara inovasi teknologi dan pelestarian nilai artistik dalam industri hiburan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.