Media Kampung – Film Badut Gendong menyuguhkan cerita yang kuat tentang hubungan emosional antara dua tokoh, Darsi dan Darso, yang diperankan oleh Dayinta Melira dan Marthino Lio dengan penuh penghayatan. Kedua aktor ini berbagi pengalaman mereka tentang adegan paling menyentuh yang mereka jalani selama proses syuting.

Dayinta Melira menyatakan kebahagiaannya bisa memerankan karakter Darsi. Ia merasa beruntung karena sebelumnya sudah pernah bekerja bersama Marthino, sehingga proses membangun chemistry antara keduanya berjalan lancar sebelum pengambilan gambar dimulai. Menurutnya, interaksi yang kuat antara Darsi dan Darso menjadi fokus utama dalam pengembangan karakter.

Salah satu adegan yang paling membekas bagi Dayinta adalah saat kematian Darsi. Adegan ini memerlukan emosi yang sangat dalam karena harus memperlihatkan perpisahan yang berat dengan Darso. Selama adegan itu, sutradara Charles Gozali bahkan mendampingi Dayinta dengan tidur di sampingnya untuk memberikan motivasi, sehingga ia bisa mengekspresikan kesedihan secara maksimal hingga menangis tanpa henti.

Sementara itu, Marthino Lio mengungkapkan bahwa peran Darso menjadi salah satu favoritnya sepanjang karier akting. Ia tertarik dengan karakter yang berada di wilayah moral abu-abu ini karena menantang untuk menarik simpati penonton meski perilakunya tidak selalu tepat. Dalam proses syuting, Marthino juga menjalani adegan laga dengan mata tertutup, di mana ia sangat terbantu oleh dukungan tim stunt dan koreografer yang profesional.

Film Badut Gendong direncanakan akan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 27 Mei 2026. Selain Marthino Lio dan Dayinta Melira, film ini juga dibintangi oleh Derby Romeri, Clara Bernadeth, dan Iskak Khivano. Kehadiran film ini diharapkan dapat memberikan pengalaman sinematik yang berbeda dengan cerita yang sarat emosi dan konflik moral.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.