Media Kampung – WeTV Indonesia berkolaborasi dengan Magma Entertainment mempersembahkan series orisinal bertajuk ‘Asmara Asrama‘, sebuah drama remaja yang mengangkat cerita tentang romansa, ambisi, serta pengorbanan dengan sentuhan konsep identitas ganda yang unik.

Serial ini mengisahkan Mara, seorang gadis yang menghadapi keputusan besar demi masa depan saudara kembarnya. Berlatarkan dunia atletik yang kompetitif dan kehidupan di industri perhotelan mewah, Mara harus menyembunyikan rahasia penting sembari bergulat dengan dilema emosional yang tidak terduga.

Proyek ‘Asmara Asrama’ menjadi hasil produksi perdana antara WeTV Indonesia dan Magma Entertainment. Serial ini digarap oleh dua sutradara, Adis Kayl dan Imron Ayikayu, serta diperankan oleh Diandra Agatha, Antonio Blanco Jr, Farhan Rasyid, dan Emyr Razan.

Febriamy Hutapea, Executive Producer sekaligus Country Head WeTV Indonesia, menyatakan bahwa series ini menggabungkan beragam elemen menarik dalam satu cerita. Konsep identitas tersembunyi, olahraga atletik, kehidupan asrama, dan unsur komedi membuat ‘Asmara Asrama’ tampil berbeda di mata penonton muda.

“Ada penggabungan elemen hidden identity yang sangat menarik, kemudian juga sports, atletik, dan dunia asrama, semuanya berpadu dengan sentuhan komedi,” ujar Febriamy saat acara Felfest UI di Depok pada 18 Mei 2026.

Selain itu, Febriamy menilai cerita dalam serial ini menyajikan banyak momen lucu yang dekat dengan pengalaman penonton muda. Ia berharap ‘Asmara Asrama’ bisa menjadi salah satu judul favorit di kalangan penonton Indonesia berkat perpaduan elemen yang segar tersebut.

Supervisor Sutradara Charles Gozali mengaku tertarik dengan proyek ini karena menghadirkan tema teen lit yang sudah lama ingin ia kerjakan. Ia menyebut bahwa proyek ini membangkitkan nostalgia sekaligus menggambarkan kehidupan anak muda bersama tim kreatif yang sudah berpengalaman, dengan harapan hasil akhir dapat diterima dengan baik oleh audiens.

Sutradara Adis Kayl mengungkapkan tantangan dalam proses produksi ‘Asmara Asrama’, terutama dalam melakukan riset mendalam tentang dunia atletik dan menyajikan visual yang energetik namun tetap sinematik. Ia menambahkan bahwa series ini tidak hanya sebagai hiburan, melainkan juga menyoroti isu tekanan mental remaja, dinamika hubungan keluarga, serta pentingnya penerimaan diri.

“Harapannya, serial ini tidak hanya menjadi dokumentasi, tapi juga membuka wawasan tentang tekanan mental, hubungan keluarga, dan penerimaan diri. Pada akhirnya, ini bukan sekadar cerita tentang atlet, melainkan perjalanan menjadi manusia,” kata Adis.

WeTV Indonesia sudah memperkenalkan tampilan pertama (first look) ‘Asmara Asrama’ kepada publik dan mengajak penonton untuk menantikan pengumuman jadwal tayang resmi dalam waktu dekat.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.