Media Kampung – Film Tumbal Proyek yang disutradarai oleh Faisal Reza atau yang dikenal dengan Jeropoint, mengangkat kisah horor yang berfokus pada praktik tumbal manusia dalam pembangunan jembatan besar. Cerita ini menampilkan sisi gelap di balik kemegahan proyek infrastruktur yang ternyata menyimpan pengorbanan nyawa manusia demi kelancaran pembangunan.

Tokoh utama dalam film ini adalah Yuda yang diperankan oleh Kiesha Alvaro. Yuda hidup dalam bayang-bayang kehilangan ayahnya, Bayu, seorang mandor proyek jembatan yang hilang secara misterius sepuluh tahun lalu tanpa kabar. Keingintahuan Yuda membawanya menemukan petunjuk yang menghubungkan hilangnya sang ayah dengan perusahaan konstruksi besar yang saat ini mengerjakan proyek serupa. Bersama ibu dan adiknya, Yuda menyusup ke area proyek untuk mengungkap kebenaran sekaligus mencari keadilan dan mengakhiri trauma yang menghantui keluarganya.

Dalam penyelidikannya, Yuda bertemu dengan Laras, seorang pekerja administrasi yang juga curiga terhadap sejumlah kecelakaan kerja yang tidak wajar. Mereka berdua mulai menguak rahasia kelam di balik proyek tersebut, termasuk pengorbanan keselamatan pekerja demi target penyelesaian. Suasana mencekam semakin nyata ketika Yuda merasakan teror supranatural berupa suara rintihan dari dalam pilar beton dan penampakan makhluk tanpa rupa yang seolah memperingatkan bahaya besar.

Fakta mengerikan terungkap bahwa hilangnya Bayu bukan sekadar kecelakaan, melainkan bagian dari ritual tumbal manusia yang dijalankan secara sistematis di bawah pengaruh seorang paranormal bernama Mbah Tarmo. Ritual tersebut mengharuskan adanya nyawa yang dikubur hidup-hidup di pondasi jembatan sebagai syarat kelancaran pembangunan. Kini, Yuda harus berjuang untuk mengungkap fakta ini ke publik sebelum menjadi tumbal berikutnya demi mempertahankan proyek yang berdiri atas sumpah darah itu.

Film ini juga menampilkan akting dari beberapa aktor ternama seperti Karina Suwandi sebagai ibu Yuda dan Fuad Idris yang berperan sebagai Mbah Tarmo. Kisah tidak hanya berfokus pada horor, tetapi juga menyentuh drama keluarga yang menggambarkan kehilangan dan pencarian kebenaran yang mendalam.

Dari sisi produksi, Tumbal Proyek memadukan efek praktis dengan pengambilan gambar di lokasi proyek konstruksi yang masih aktif, sehingga menghadirkan suasana nyata dan intens. Kiesha Alvaro, yang memerankan Yuda, bahkan mengikuti pelatihan mengoperasikan alat berat untuk mendukung keaslian aktingnya. Sutradara Jeropoint dikenal dengan gaya penceritaan yang detail dan berbasis riset nyata, sehingga film ini terasa sangat dekat dengan kenyataan masyarakat yang menyimpan mitos urban tentang tumbal manusia di fondasi bangunan.

Film Tumbal Proyek dijadwalkan tayang mulai 13 Mei 2026 di bioskop Indonesia. Penonton disarankan memesan tiket secara daring melalui aplikasi resmi untuk menghindari antrean dan mendapatkan posisi tempat duduk terbaik. Film ini mengajak penonton merenungkan balik kemegahan infrastruktur yang selama ini dianggap sebagai simbol kemajuan, namun menyimpan kisah kelam yang jarang terungkap.

Dengan kombinasi atmosfer horor lokal yang kental dan drama emosional, Tumbal Proyek menjadi tontonan yang tidak hanya menakutkan, tetapi juga memberikan refleksi tentang harga nyawa yang sering terabaikan dalam pembangunan besar. Film ini membuka dialog tentang bagaimana ambisi dan keserakahan dapat menimbulkan korban di balik kemajuan fisik yang terlihat.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.