Media Kampung – V BTS menjadi sorotan utama ketika ia meniru pose ikonik Satoru Gojo dari anime Jujutsu Kaisen pada konser Arirang World Tour yang digelar di Tokyo Dome, Jepang, pada 17 April 2026. Gerakan tersebut langsung memicu kegembiraan massal di antara penonton dan menghubungkan dua komunitas fandom besar.
Konser tersebut menandai puncak tur dunia keempat BTS untuk album Arirang, dengan dua malam pertunjukan yang menampung total lebih dari 110.000 penonton secara langsung. Acara juga disiarkan secara live viewing ke bioskop-bioskop di seluruh dunia, menambah jangkauan penonton internasional.
Sebelum pertunjukan dimulai, V, atau Kim Taehyung, mengangkat tangan kanan dan menampilkan jari tengah yang disilangkan di atas jari telunjuk, gerakan khas yang dikenal sebagai ‘Domain Expansion’ dalam seri Jujutsu Kaisen. Pose tersebut diproduksi dengan presisi tinggi, sehingga tampak seperti replikasi langsung dari adegan anime.
Reaksi penonton langsung tercermin dalam sorakan riuh dan ponsel yang merekam momen tersebut, kemudian menyebar cepat di media sosial. Banyak penggemar menandai unggahan dengan tagar yang menggabungkan nama V dan Gojo, menegaskan antusiasme lintas budaya.
Keterkaitan antara BTS dan anime bukan hal baru; sejak debut, anggota grup secara terbuka menyatakan ketertarikan pada budaya Jepang, termasuk anime dan manga. Jungkook pernah menyebutkan kekagumannya pada karakter Satoru Gojo dalam sebuah wawancara, memperkuat ikatan emosional fans dengan kedua dunia.
Momen V tersebut juga menambah nilai kolektif acara, karena para ARMY dan pecinta Jujutsu Kaisen merayakan crossover yang sebelumnya hanya terlihat dalam fanart atau edit video. Sejumlah merchandise resmi tur menampilkan ilustrasi yang terinspirasi dari pose tersebut, menandakan strategi pemasaran yang memanfaatkan fenomena viral.
BTS World Tour ‘Arirang’ mencatat penjualan tiket terjual habis dalam waktu singkat, dengan rata‑rata kapasitas arena mencapai 100 % pada setiap kota yang dikunjungi. Keberhasilan penjualan ini mencerminkan daya tarik global BTS dan peningkatan minat pada musik K‑Pop di pasar Jepang.
Selain penampilan V, konser menampilkan rangkaian lagu dari album terbaru serta hit klasik, dipadukan dengan produksi panggung berteknologi tinggi yang mencakup layar LED raksasa dan efek cahaya dinamis. Setiap lagu diiringi tarian sinkron yang menegaskan reputasi grup sebagai performer multitalenta.
Pihak penyelenggara menegaskan bahwa semua protokol kesehatan tetap diterapkan, meskipun Jepang telah melonggarkan pembatasan COVID‑19 pada awal tahun ini. Hal ini memastikan keamanan penonton sekaligus memungkinkan kapasitas penuh venue.
Rekaman konser akan dirilis dalam format video on‑demand pada kuartal berikutnya, menjanjikan pengalaman menonton ulang bagi penggemar yang tidak dapat hadir secara langsung. Diperkirakan penjualan streaming akan menambah pendapatan signifikan bagi agensi Big Hit Music.
Secara keseluruhan, aksi V yang meniru pose Satoru Gojo menegaskan bagaimana budaya pop Asia dapat berinteraksi secara sinergis, memperluas batasan hiburan tradisional. Momen tersebut menjadi bukti kuat bahwa BTS terus menjadi pionir dalam menciptakan tren baru yang melampaui musik.
Hingga kini, tidak ada laporan resmi mengenai perubahan jadwal tur, dan BTS diperkirakan akan melanjutkan serangkaian penampilan di kota‑kota besar Asia pada akhir Mei 2026. Penggemar menantikan kejutan selanjutnya yang mungkin menggabungkan elemen budaya pop lainnya.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan