Media Kampung – Seorang pemain Diablo 4: Lord of Hatred mengalami kegagalan besar setelah mencoba membunuh sebanyak 2.401 treasure goblin dalam satu dungeon. Jumlah monster yang sangat banyak ini ternyata terlalu berat untuk ditangani oleh permainan, sehingga semua loot yang diperoleh hilang secara misterius.
Peristiwa ini terungkap dari video yang diunggah oleh pengguna YouTube dengan nama FP. Dalam video tersebut, FP menunjukkan bagaimana upgrade dari Nightmare Dungeon “Gauntlet” memungkinkan munculnya lebih dari dua ribu treasure goblin dalam satu sesi bermain. Mekanisme ini memanfaatkan skill tree baru yang memungkinkan respawn musuh saat efek buff shrine aktif. Dengan cara ini, treasure goblin yang telah dibunuh akan muncul kembali, menciptakan rantai respawn yang terus berlanjut.
FP menjelaskan bahwa strategi ini membutuhkan lokasi dungeon dengan shrine yang dapat dipastikan ada, serta proses reset dungeon hingga treasure goblin muncul, yang merupakan peristiwa langka. Setelah itu, pemain harus merencanakan rute untuk mengaktifkan beberapa shrine secara beruntun agar respawn treasure goblin terus berlangsung. Khususnya, treasure goblin jenis “Gelatinous” menjadi target karena ketika mereka mati, mereka akan membelah menjadi goblin-goblin kecil yang kemudian kembali menjadi goblin besar, meningkatkan jumlah musuh secara eksponensial.
Dalam praktiknya, build karakter Barbarian dengan kemampuan Whirlwind menjadi pilihan favorit karena memungkinkan pemain bergerak cepat dan menyerang tanpa harus melihat setiap detail loot yang berserakan. Pemain lain disarankan menggunakan fitur filter loot agar hanya item yang diinginkan yang terlihat, sehingga proses pengumpulan lebih efisien.
Namun, meski strategi ini terbukti ampuh dalam memperoleh loot dalam jumlah besar, FP mengakui bahwa mencoba membunuh terlalu banyak treasure goblin dalam satu waktu justru membuat game kesulitan mengelola jumlah item yang bertebaran. Akibatnya, sebagian besar loot hilang secara otomatis oleh sistem game, yang mungkin merupakan bentuk pembatasan dari pengembang. FP berencana untuk membatasi jumlah treasure goblin yang dibunuh pada percobaan berikutnya menjadi sekitar 399 agar loot yang didapat tidak hilang.
Fenomena ini menjadi bukti adanya batas kemampuan teknis dari permainan dalam menangani jumlah musuh dan item yang sangat besar sekaligus. Meskipun begitu, metode farming ini tetap menjadi salah satu strategi paling efektif selama tidak dilakukan berlebihan. FP sendiri menyatakan akan mengatur ulang taktiknya agar tetap bisa mendapatkan hasil maksimal tanpa kehilangan hadiah yang diperoleh.
Kejadian ini juga mengingatkan bahwa dalam lore Diablo, musuh seperti goblin dan iblis tidak benar-benar mati, melainkan dapat beregenerasi. Hal ini menambah sisi menantang dalam permainan ketika musuh-musuh tersebut kembali dengan kekuatan baru. FP pun menyadari bahwa jumlah goblin yang banyak ini mungkin akan membawa konsekuensi tersendiri dalam sesi bermain berikutnya.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan