Media KampungJames Ohlen, sutradara asli dari MMO Star Wars: The Old Republic, mengungkap bahwa dia belum pernah memainkan satu pun game MMO sebelum ditunjuk memimpin pengembangan gim tersebut. Ohlen mendapat kepercayaan besar dari BioWare untuk mengelola studio baru di Austin pada 2006, meskipun sebelumnya dia tidak menyukai genre permainan tersebut.

Pada saat itu, Ohlen sedang tengah mengerjakan Dragon Age: Origins ketika pendiri BioWare, Ray Muzyka dan Greg Zeschuk, memanggilnya untuk mengawasi proyek MMO baru. “Saya tidak suka game multiplayer masif, tapi saya terima,” ujarnya. Setelah itu, dia mulai mencoba bermain World of Warcraft untuk memahami genre tersebut dan berusaha mencintai jenis permainan itu.

Star Wars: The Old Republic resmi diluncurkan pada 2011 dan menjadi salah satu game paling mahal pada masanya dengan biaya produksi mencapai lebih dari 200 juta dolar. Ohlen merasa heran bagaimana dia bisa dipercaya mengelola proyek sebesar itu tanpa pengalaman langsung di genre MMO. Dia mengandalkan tim ahli seperti penulis utama Daniel Erickson dan desainer PvP Gabe Amatangelo untuk menangani aspek teknis dan konten mendalam gim tersebut.

Ohlen menjelaskan bahwa fokus utamanya adalah memastikan cerita tetap menjadi elemen utama yang membedakan Star Wars: The Old Republic dari MMO lain. Namun, perjalanannya tidak tanpa hambatan. Dia menyesal karena pada peluncuran awal, banyak konten yang dibuat terlalu banyak dan akhirnya mengurangi kualitas keseluruhan. Dia berharap lebih baik jika hanya ada beberapa cerita utama dengan durasi permainan yang lebih padat dan berkualitas.

Selain itu, Ohlen mengungkapkan rencananya untuk meluncurkan kembali gim ini dengan nama Star Wars: The New Republic gagal karena penolakan dewan direksi EA, perusahaan induk BioWare. Meskipun mendapat dukungan dari eksekutif EA Patrick Söderlund, mereka enggan mengucurkan dana tambahan setelah investasi besar sebelumnya. Keputusan ini menjadi awal dari keluarnya Ohlen dari BioWare pada 2018 setelah 22 tahun berkarier di sana.

Meski sempat mendapat respon yang kurang memuaskan saat peluncuran, Star Wars: The Old Republic tetap bertahan dan memiliki basis penggemar setia. Pada 2019, EA mengumumkan bahwa game ini telah menghasilkan hampir satu miliar dolar. Setelah meninggalkan BioWare, Ohlen mendirikan Archetype Entertainment dan mengembangkan RPG sci-fi Exodus, namun ia mengundurkan diri pada akhir 2025 karena alasan kesehatan dan kehidupan pribadi.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.