Media Kampung – Windrose, sebuah game simulasi bajak laut yang masih dalam tahap early access, berhasil mencapai angka penjualan dua juta unit hanya dalam waktu sekitar satu bulan sejak peluncuran perdananya pada 14 April lalu. Pencapaian ini menunjukkan betapa besar minat pasar terhadap game dengan tema bajak laut yang benar-benar berkualitas.

Perbandingan menarik dapat dilihat dari pencapaian game Silent Hill terbaru yang membutuhkan waktu lebih dari enam bulan untuk mencapai angka penjualan serupa. Meskipun kedua game tersebut memiliki genre dan target pasar yang berbeda, fakta ini tetap mengindikasikan keberhasilan luar biasa Windrose, terutama mengingat game ini eksklusif untuk platform PC dan masih dalam fase pengembangan awal.

Windrose dikembangkan oleh Kraken Express, sebuah studio asal Uzbekistan yang sebelumnya belum dikenal luas di kalangan gamer. Keberhasilan mendulang dua juta penjualan dalam waktu singkat menunjukkan bahwa kebutuhan akan game bajak laut yang memuaskan selama ini sangat besar. Studio pengembang menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan komunitas yang aktif mengeksplorasi dunia game, berbagi pengalaman, serta memberikan masukan konstruktif selama proses pengembangan.

Dalam pengumuman terbarunya, Kraken Express juga menyampaikan rencana untuk segera merilis pembaruan yang akan memperbaiki sejumlah masalah umum yang dilaporkan oleh pemain. Setelah itu, mereka akan memulai produksi penuh untuk update besar berikutnya dengan tujuan memperluas pengalaman bermain secara signifikan dan memberikan konten baru yang layak ditunggu oleh para pemain.

Keberhasilan Windrose ini menjadi kabar baik bagi para penggemar tema bajak laut yang selama ini menunggu kehadiran game dengan kualitas yang memuaskan. Sementara itu, Ubisoft yang tengah mempersiapkan peluncuran ulang game Assassin’s Creed Black Flag tentu menjadi pihak yang mengamati perkembangan ini dengan penuh perhatian.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.