Media Kampung – 15 April 2026 | Pegadaian mencatat kenaikan harga emas UBS dan Galeri24 pada hari Senin, 13 April 2026, dengan harga masing‑masing mencapai Rp 2.853.000 dan Rp 2.838.000 per gram, sementara Antam tetap menjadi yang termahal di antara ketiganya pada hari yang sama.

Berikut data resmi per gram yang dipublikasikan pada laman Sahabat Pegadaian pada Senin pagi:

ProdukHarga per gram (Rp)
UBS2.853.000
Antam2.931.000
Galeri242.838.000

Harga UBS pada hari itu naik menjadi Rp 2.853.000 per gram, menandai peningkatan kecil dibandingkan hari sebelumnya, sedangkan Galeri24 tercatat Rp 2.838.000 per gram, sedikit di atas nilai pada Senin sebelumnya; Antam tetap berada di posisi teratas dengan Rp 2.931.000 per gram.

Antam dapat mempertahankan harga premium karena diproduksi oleh PT Aneka Tambang Tbk, sebuah BUMN yang memiliki sertifikasi internasional London Bullion Market Association (LBMA) serta reputasi kuat di pasar global, faktor‑faktor tersebut menambah kepercayaan investor terhadap likuiditas dan nilai jangka panjangnya.

Galeri24, produk anak perusahaan PT Pegadaian, mengusung sertifikasi SNI 8880:2020 serta standar ISO, sehingga menawarkan harga yang lebih terjangkau bagi investor pemula yang mengutamakan kemudahan akses tanpa mengorbankan kemurnian 24 karat (99,99%).

UBS diproduksi oleh PT Untung Bersama Sejahtera, perusahaan swasta yang telah lama beroperasi dalam industri logam mulia nasional, dengan basis pasar yang solid dan jaringan distribusi luas, yang memungkinkan penetapan harga kompetitif walaupun tidak memiliki sertifikasi internasional setara LBMA.

Seorang juru bicara Pegadaian menyatakan, “Pergerakan harga emas pada 13 April 2026 mencerminkan respons pasar terhadap fluktuasi nilai tukar rupiah dan permintaan domestik, sehingga nasabah disarankan selalu memantau update harga harian sebelum melakukan transaksi,” menegaskan pentingnya informasi real‑time bagi para pembeli.

Dengan dinamika harga yang dapat berubah setiap menit, kondisi terbaru menunjukkan bahwa ketiga produk tetap berada dalam kisaran hampir 2,8‑2,9 juta rupiah per gram, menandakan pasar emas Indonesia masih stabil namun sensitif terhadap faktor eksternal seperti nilai dolar dan kebijakan moneter.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.