Media Kampung – Setiap tahun pada tanggal 29 Juni, dunia memperingati Hari Tropis Internasional. Peringatan ini bertujuan untuk merayakan kekayaan keanekaragaman hayati di kawasan tropis sekaligus menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi negara-negara yang berada di garis khatulistiwa, seperti perubahan iklim, deforestasi, dan pembangunan berkelanjutan.

Hari Tropis Internasional ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui resolusi A/RES/70/267 pada tahun 2016. Tanggal 29 Juni dipilih karena bertepatan dengan peluncuran Laporan Kondisi Tropis edisi perdana pada tahun 2014. Laporan tersebut menjadi dasar bagi kesadaran global akan peran strategis negara-negara tropis dalam mencapai masa depan bumi yang berkelanjutan.

Tujuan Peringatan

Peringatan ini menjadi panggilan bagi masyarakat internasional untuk lebih memahami tantangan khusus yang dihadapi daerah tropis. Mulai dari dampak perubahan iklim yang lebih ekstrem hingga tekanan terhadap hutan hujan dan ekosistem pesisir. Selain itu, Hari Tropis Internasional juga menggarisbawahi pentingnya peran negara tropis dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Dengan meningkatnya suhu global dan ancaman terhadap biodiversitas, momentum ini diharapkan mampu mendorong aksi nyata di semua tingkatan—mulai dari pemerintah, sektor swasta, hingga masyarakat sipil—untuk melindungi kawasan tropis dan memastikan pembangunan yang berkelanjutan bagi generasi mendatang.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.