Media Kampung – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prediksi kondisi cuaca untuk ibu kota provinsi di seluruh Indonesia pada Selasa, 19 Mei 2026. Informasi ini disampaikan oleh prakirawan BMKG, Bintari Ameng, melalui kanal YouTube resmi BMKG.

Di wilayah Sumatera, sejumlah ibu kota seperti Banda Aceh, Medan, Padang, Pekanbaru, Tanjung Pinang, dan Pangkal Pinang diperkirakan akan mengalami hujan dengan intensitas ringan. Sementara itu, Jambi dan Bengkulu diprediksi mengalami kondisi udara kabur. Palembang dan Bandar Lampung diperkirakan akan turun hujan disertai petir, menandakan adanya potensi cuaca yang lebih ekstrem di daerah tersebut.

Untuk Pulau Jawa, kota-kota seperti Serang, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya diperkirakan akan mengalami hujan ringan. Sedangkan Semarang diperkirakan berawan tebal, yang mungkin mempengaruhi aktivitas di wilayah tersebut selama hari tersebut.

Wilayah Bali dan Nusa Tenggara juga akan merasakan hujan ringan pada ibu kota provinsinya, termasuk Denpasar, Mataram, dan Kupang. Kondisi serupa juga diprediksi terjadi di beberapa bagian Kalimantan, walaupun dengan variasi intensitas. Pontianak akan berawan, sementara Banjarmasin, Palangkaraya, dan Tanjung Selor berpotensi hujan disertai petir. Samarinda diperkirakan mengalami hujan dengan intensitas sedang, menunjukkan curah hujan yang lebih tinggi dibandingkan daerah lain di Kalimantan.

Di Sulawesi, kota-kota seperti Mamuju, Makassar, Kendari, Palu, dan Gorontalo akan mengalami hujan ringan. Manado sedikit berbeda dengan prediksi hujan disertai petir, yang mengindikasikan potensi cuaca yang cukup intens di wilayah tersebut.

Untuk wilayah Maluku dan Papua, sebagian besar ibu kota provinsi seperti Ternate, Ambon, Sorong, Manokwari, Jayapura, Jayawijaya, dan Merauke diperkirakan mengalami hujan ringan. Namun, Nabire diprediksi akan diguyur hujan disertai petir, menandai potensi cuaca ekstrem di kawasan tersebut.

Prakiraan ini memberikan gambaran yang cukup lengkap terkait kondisi cuaca yang akan dihadapi oleh warga di berbagai ibu kota provinsi di Indonesia pada tanggal 19 Mei 2026. BMKG terus menyarankan masyarakat untuk tetap memantau perkembangan cuaca dan mengambil langkah antisipasi yang diperlukan agar aktivitas sehari-hari tidak terganggu.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.