Media Kampung – Dalam rangka memeriahkan HUT ke-499 DKI Jakarta pada 22 Juni 2026, PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menghadirkan pertunjukan seni budaya Betawi di Kereta Cepat Whoosh dan Stasiun Whoosh Halim. Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan KCIC terhadap pelestarian budaya Jakarta sekaligus memberikan pengalaman perjalanan berbeda bagi penumpang.

General Manager of Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa menyatakan kebanggaan perusahaan dapat menjadi bagian dari perkembangan Jakarta melalui kehadiran Whoosh sebagai transportasi berteknologi tinggi. Sejak beroperasi, Whoosh telah melayani jutaan penumpang dan terus mendukung mobilitas masyarakat dari dan menuju Jakarta dengan layanan cepat, aman, nyaman, dan andal.

Selama perjalanan, penumpang disuguhi berbagai pertunjukan khas Betawi, seperti seni tari, fashion show busana adat Betawi oleh Abang None Jakarta Timur, serta interaksi langsung dengan para penampil. Kehadiran kegiatan ini mendapat respons positif dari penumpang yang antusias menyaksikan pertunjukan, mengabadikan momen, dan merasakan suasana perjalanan yang lebih meriah.

Di Stasiun Whoosh Halim, kegiatan dilanjutkan dengan pertunjukan budaya Betawi di area waiting hall. Penumpang dihibur penampilan seni tari Betawi yang diiringi musik Gambang Kromong, fashion show busana adat Betawi, pawai ondel-ondel, hingga pembagian hadiah dan interaksi langsung. Tujuan kegiatan ini adalah menghadirkan suasana HUT DKI Jakarta yang lebih dekat dengan masyarakat sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Betawi kepada penumpang Whoosh.

Aktivasi budaya ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi positif yang tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga menghadirkan pengalaman baru di lingkungan stasiun. Selain menjadi simpul transportasi modern, Stasiun Whoosh Halim memiliki potensi sebagai ruang publik yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan kreatif, edukatif, budaya, komunitas, maupun promosi positif. Eva menutup pernyataannya dengan komitmen KCIC untuk terus mendukung program positif yang memberikan manfaat bagi pelanggan dan menjadikan stasiun sebagai ruang publik yang inklusif, nyaman, dan terbuka bagi berbagai aktivitas masyarakat.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.