Media Kampung – Koala dikenal sebagai hewan marsupial yang unik dengan kebiasaan tidur hingga 20 jam sehari. Hewan yang hidup di Australia ini menghabiskan hampir seluruh waktunya di atas pohon eucalyptus, yang sekaligus menjadi sumber makanannya.
Kebiasaan tidur panjang koala disebabkan oleh rendahnya kandungan energi dalam daun eucalyptus yang menjadi makanan utamanya. Untuk menghemat tenaga, koala lebih banyak beristirahat dan hanya menghabiskan waktu yang tersisa untuk makan.
Koala mengonsumsi daun eucalyptus sekitar 5 hingga 10 persen dari berat tubuhnya setiap hari. Meskipun terlihat jinak, koala memiliki 18 cakar tajam yang membantunya memanjat dan mencengkeram pohon dengan kuat.
Hewan ini sangat selektif dalam memilih jenis daun eucalyptus, hanya sekitar 30 jenis dari 600 yang tersedia yang mereka konsumsi. Hal ini diperkirakan karena beberapa jenis daun tidak bergizi, berasa kurang enak, atau bahkan beracun bagi koala.
Koala hidup menyendiri dan hanya berkumpul saat musim kawin. Anak koala, yang disebut joey, tinggal bersama induknya selama dua hingga tiga tahun sebelum mandiri. Koala jantan juga diketahui mengeluarkan suara keras untuk menarik betina atau menandai wilayahnya.
Perburuan besar-besaran pada abad ke-19 hingga awal abad ke-20 hampir membuat koala punah. Kini, ancaman terbesar bagi koala adalah hilangnya habitat akibat penebangan dan kebakaran hutan di Australia.
Para ahli mengingatkan agar manusia tidak sembarangan memegang koala karena dapat menyebabkan stres pada hewan dan risiko luka akibat cakarnya. Cara terbaik menjaga koala adalah dengan membiarkan mereka hidup tenang di habitat alami dan menikmati dari jarak aman.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan